HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Persebaya Surabaya sukses bangkit dengan mengalahkan Madura United 3-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10) malam.
Kemenangan di hadapan 10.344 penonton itu sekaligus mengakhiri tren dua pertandingan tanpa kemenangan bagi Green Force.
Miguel Pereira membuka keunggulan Persebaya pada menit ke-21, sebelum Yuran Fernandes mencetak gol melalui titik penalti pada menit ke-90 dan Yann Mabella memastikan kemenangan lewat gol pada menit 90+6.
Sementara itu, Madura United sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Paulo Domingos Gali pada menit ke-69, meski harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Paulo Oktavianus Sitanggang menerima kartu merah pada menit ke-64.
Hasil ini menjadi respons positif bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, setelah timnya kalah 0-1 dari PSM Makassar pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih asal Portugal itu sebelumnya menegaskan pentingnya kemenangan untuk memperbaiki posisi Persebaya di klasemen.
Miguel Pereira Buka Keunggulan
Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan dengan mengandalkan pergerakan pemain tengah dan sayap.
Gledson Paixao membuka ancaman pada menit keempat, disusul peluang Miguel Pereira dan Francisco Rivera pada menit keenam dan ketujuh.
Namun, sejumlah percobaan tersebut belum membuahkan hasil hingga tekanan tuan rumah semakin meningkat pada menit ke-15 melalui Alex Martins, Rivera, dan Walber Mota.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21 ketika Miguel Pereira mencetak gol pembuka untuk membawa Persebaya unggul 1-0.
Gledson Paixao tercatat memberikan assist dalam proses terciptanya gol tersebut.
Persebaya terus berupaya menambah keunggulan, tetapi hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.
Madura United Samakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, Persebaya kembali menekan melalui Saddil Ramdani dan Alex Martins yang memperoleh peluang pada menit ke-46 dan ke-47.
Madura United kemudian meningkatkan intensitas serangan melalui Luiz Marcelo Morais dan Juan Danilo Santacruz, termasuk melakukan pergantian pemain untuk mengejar ketertinggalan.
Situasi berubah pada menit ke-64 setelah Paulo Oktavianus Sitanggang menerima kartu merah, hanya tiga menit setelah masuk menggantikan Ilham Syah.
Bermain dengan sepuluh pemain, Madura United justru mampu menyamakan kedudukan lima menit kemudian.
Paulo Domingos Gali mencetak gol melalui tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Persebaya untuk mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-69.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka meski Persebaya unggul jumlah pemain.
Yuran Fernandes dan Yann Mabella Pastikan Kemenangan
Drama pertandingan berlanjut pada menit ke-90 ketika Persebaya mendapatkan hadiah penalti.
Yuran Fernandes yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk membawa Green Force kembali unggul 2-1.
Gol tersebut menjadi momen penting bagi bek asal Cape Verde itu setelah gol bunuh dirinya pada pertandingan sebelumnya turut menyebabkan Persebaya kalah 0-1 dari PSM Makassar di Parepare.
Persebaya belum berhenti menyerang meski telah kembali memimpin.
Yann Mabella akhirnya memastikan kemenangan tuan rumah lewat gol pada menit 90+6.
Mabella melakukan pergerakan dari sisi kanan pertahanan Madura United sebelum masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan terarah ke pojok kiri gawang.
Gol itu mengunci kemenangan Persebaya dengan skor 3-1 sekaligus memastikan Madura United pulang tanpa poin.
Persebaya Koleksi 12 Poin
Tambahan tiga poin membuat Persebaya mengoleksi 12 poin dari tujuh pertandingan, dengan catatan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Bernardo Tavares untuk menjaga momentum kebangkitan timnya sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Super League 2026/2027.
Kemenangan atas Madura United juga menunjukkan daya juang Persebaya setelah keunggulan mereka sempat terhapus pada babak kedua.
Meski demikian, konsistensi pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi aspek yang perlu dievaluasi menjelang pertandingan berikutnya.





