SIDOARJO, iNews.id - Tim gabungan pengamanan Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, menggagalkan penyelundupan 1,1 kilogram serbuk emas senilai Rp2,9 miliar ke Malaysia. Seorang warga negara India berinisial MN (31), yang hendak berangkat menggunakan pesawat, diamankan sebelum naik ke pesawat.
Pengungkapan kasus ini melibatkan tim gabungan dari Satuan Tugas Pengamanan TNI Angkatan Laut, Bea Cukai, Imigrasi, dan petugas keamanan bandara atau aviation security (avsec).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, MN diduga menyembunyikan serbuk emas di dalam tiga kondom yang dimasukkan ke dalam duburnya. Aksi tersebut terungkap setelah petugas melakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan sinar-X di sebuah rumah sakit di sekitar Bandara Juanda.
Serbuk emas yang hendak diselundupkan itu memiliki kadar kemurnian 23,88 karat dengan berat bersih 1,1 kilogram. Nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp2,9 miliar.
Baca Juga:Said Iqbal: GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1 Persen di RUU PemiluPihak Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Juanda menyebut metode penyelundupan dengan menyembunyikan barang di dalam dubur tersebut merupakan modus baru yang terdeteksi di Bandara Juanda. Petugas akan memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah modus serupa terulang.
"Kami bersama stakejolder di bandara beberapa waktu lalu telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan serbuk emas," ujar Komandan Lanal Juanda, Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, Senin (26/10/2026).
Dia mengatakan, pengamanan bandara dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi upaya penyelundupan.
Setelah digagalkan, penanganan kasus tersebut dilimpahkan kepada Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
#jatim




