Politikus NasDem Sebut Care Economy jadi Mesin Pertumbuhan Baru

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Ketua Bidang Migran DPP Partai NasDem Eva K. Sundari menegaskan care economy atau ekonomi keperawatan bukan sektor belas kasihan. Eva menyebut care economy sebagai mesin pertumbuhan ekonomi.

“Care economy itu kan bukan sektor belas kasihan, karena ini engine of growth bagi ekonomi,” ujar Eva usai diskusi dan peluncuran Buku Pintar Rumah Migran dan Care Economy NasDem (RM-CEN) dalam rangka HUT ke-15 Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2026.

Eva menyebut India sebagai bukti care economy dapat menjadi mesin pertumbuhan. Menurut dia, ketika anggaran negara India merespons kebutuhan pembangunan infrastruktur care economy, sekitar 11 juta lapangan kerja dapat tercipta dan menyumbang produk domestik bruto (PDB).

“Ini kontribusi, bukan belas kasihan atau charity. Jangan sampai salah paradigma, sehingga kita tidak mendapat manfaat maksimal dari potensi sektor ini,” ujar Eva.

Ketua Bidang Migran DPP Partai NasDem Eva K. Sundari. Metrotvnews.com/Arini
 

Baca Juga :

Buku Pintar RM-CEN Wujudkan NasDem sebagai Partai Gagasan hingga Pelayanan


Eva menilai manfaat itu belum didapatkan Indonesia karena sektor ini dipandang sebagai urusan proteksi, bukan pemberdayaan dan keberlanjutan. Padahal, selain menjadi mesin pertumbuhan ekonomi, care economy dapat menjadi strategi pemerataan karena melibatkan banyak penduduk.

Dalam jangka panjang, Eva menilai sektor ini dapat membantu Indonesia menghindari krisis akibat penuaan populasi (aging population).

“Ini harusnya diperlakukan sebagai sektor harapan baru untuk perekonomian yang inklusif, yang berkelanjutan, dan juga bertumbuh secara berkeadilan,” ujar Eva.

Eva berharap NasDem dapat menjadi akselerator aspirasi sekaligus penghubung (hub) dan penenun berbagai sumber daya untuk menyejahterakan warga di dua sektor tersebut.

“Kita berharap bahwa NasDem menjadi akselerasi aspirasi dan juga menjadi hub atau penenun, perangkai dari berbagai resources yang muaranya adalah untuk menyejahterakan warga di dua sektor ini, migran dan care economy tadi,” ujar Eva.

(Arini Noviawati Gunawan)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bandara Riyadh kembali dibuka, AS peringatkan ancaman keamanan
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Kata Jose Mourinho setelah Real Madrid Pecundangi Barcelona
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Sopir Mobil BMW Lawan Arus Tabrak Motor di Kotabaru Yogyakarta, Lansia Luka-luka
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Jahitan Difabel, dari Panggung Juara Nasional hingga Lorong Kota Roma
• 18 jam lalukompas.id
thumb
[FULL] Ekonom Univ Paramadina Soroti Rencana soal Bursa RI Tentukan Rating Sendiri | SAPA PAGI
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.