Gelar TASBIH JKN, BPJS Kesehatan & Muhammadiyah DKI Dorong Literasi Kesehatan Masyarakat

tvonenews.com
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menggelar program TASBIH JKN (Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah Jaminan Kesehatan Nasional) di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Sabtu (24/10). 

Inisiatif ini bertujuan membekali para dai dan mubalig agar mampu mensosialisasikan Program JKN secara akurat melalui pengajian dan khutbah.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menekankan bahwa peran tokoh agama sangat vital dalam meluruskan informasi keliru di tengah masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan dan Muhammadiyah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai Program JKN, agar terhindar dari informasi bohong atau hoaks yang beredar di masyarakat,” ungkap Akmal.

Dalam kesempatan itu, Akmal juga mengingatkan pentingnya memastikan status kepesertaan tetap aktif melalui aplikasi Mobile JKN sebelum kondisi darurat terjadi. 

“Pastikan betul kepesertaan JKN-nya aktif karena sakit itu tidak ada waktunya. Jangan sampai ketika sakit baru diurus,” tegasnya.

Para dai yang hadir diberikan pelatihan mendalam mengenai alur layanan, hak peserta, hingga kemudahan akses melalui kanal digital seperti PANDAWA dan Care Center 165.

Wakil Ketua PWM DKI Jakarta, Supriadi Karsim, mendukung penuh langkah ini. Baginya, JKN adalah jaring pengaman krusial. 

“Pada dasarnya tidak ada orang yang mau sakit. Semua orang ingin sehat, tetapi kita tidak tahu, tiba-tiba ada orang kecelakaan. Dalam keadaan sehat, dia dibawa ke rumah sakit dan dirawat. Kalau punya BPJS Kesehatan, itu meringankan,” ujarnya.

Senada, Ketua Bidang Pendidikan MUI DKI Jakarta, Bunyamin, menambahkan bahwa peran tokoh agama juga difokuskan pada aspek preventif. 

“Preventif jauh lebih penting daripada kuratif. Dalam rangka itu kita promosikan supaya semua pihak memiliki awareness, kesadaran untuk menjaga dan memelihara kesehatan,” pungkasnya.

Melalui sinergi ini, BPJS Kesehatan berharap nilai gotong royong dalam JKN semakin kuat, di mana peserta yang sehat dapat terus mendukung keberlangsungan akses kesehatan bagi peserta yang sedang sakit. (dpi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
39 gerbong kereta barang tergelincir di wilayah Sverdlovsk, Rusia
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Malaysia Cermati Isu Penahanan Ratusan Pengungsi Myanmar yang Dipulangkan
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Netanyahu Dorong Serangan ke Iran Jelang Pemilu Israel
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Banyuwangi Punya Layanan Homecare, Wamenkes Sebut Layak Jadi Contoh
• 1 jam laludetik.com
thumb
Yusril Dorong Revisi UU HAM Perkuat Independensi Komnas HAM, Pemerintah Juga Siapkan Perlindungan Hak atas Pikiran
• 50 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.