Inventaris Minecraft Cepat Penuh Padahal Baru Mulai Survival, Ini Cara Mengaturnya Tanpa Mod

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bagi gamer yang memainkan Minecraft Vanilla, mengatur inventaris merupakan salah satu tantangan yang sering muncul sejak awal permainan. Baru menebang pohon, menambang batu, dan mengumpulkan makanan, slot penyimpanan sudah dipenuhi berbagai barang. Akibatnya, pemain harus bolak-balik ke rumah atau meninggalkan barang yang sebenarnya masih berguna.

Masalah tersebut bukan semata-mata karena kapasitas inventaris terbatas. Kebiasaan mengambil semua barang tanpa mempertimbangkan kebutuhan juga membuat perjalanan menjadi kurang efisien.

Baca Juga :
Tecno Spark 50s 5G vs Infinix Note 50s 5G, Hp Mana yang Lebih Layak untuk Gaming Santai?
Minecraft di Nintendo Switch 2 Segera Jadi Sorotan, Apa Saja Perubahannya?

Padahal, pemain bisa mengatur inventaris dengan lebih cerdas tanpa memasang mod tambahan. Berikut VIVA telah merangkum Selasa (27/10/2026).

1. Pilih Barang Berdasarkan Tujuan Perjalanan

Sebelum meninggalkan tempat tinggal, tentukan aktivitas yang ingin dilakukan. Jika hendak menambang, prioritaskan beliung, obor, makanan, perisai, dan perlengkapan penting lainnya. Sisakan ruang untuk membawa pulang batu bara, bijih, serta material yang ditemukan.

Sebaliknya, ketika menjelajahi hutan, pemain dapat membawa kapak, makanan, perahu jika diperlukan, dan perlengkapan navigasi. Tidak semua alat harus dibawa setiap saat.

Kebiasaan ini membantu mengurangi barang yang tidak terpakai sekaligus membuat pemain lebih siap menghadapi situasi tak terduga.

2. Manfaatkan Sistem Penumpukan Barang

Minecraft memiliki mekanisme stacking yang memungkinkan sejumlah barang sejenis menempati satu slot. Namun, batas penumpukannya tidak selalu sama. Banyak material umum dapat ditumpuk hingga 64 unit, sedangkan sejumlah barang lain memiliki batas 16 atau tidak dapat ditumpuk.

Karena itu, pemain perlu memperhatikan jenis barang yang dibawa. Hindari memenuhi inventaris dengan banyak tumpukan kecil dari berbagai material yang belum dibutuhkan.

Jika mengumpulkan material bangunan, pertimbangkan untuk memprioritaskan jenis blok yang paling berguna. Barang yang mudah diperoleh kembali bisa ditinggalkan apabila ruang mulai terbatas.

3. Bangun Sistem Penyimpanan Sejak Awal

Peti atau chest sebaiknya dibuat sesegera mungkin setelah pemain memiliki kayu yang cukup. Tempatkan peti di lokasi yang mudah dijangkau, seperti dekat meja crafting dan tungku.

Pisahkan penyimpanan berdasarkan kategori, misalnya material tambang, hasil pertanian, makanan, kayu, serta perlengkapan petualangan. Pemisahan tersebut membuat barang lebih mudah ditemukan dan mengurangi kebiasaan membawa material yang sebenarnya sudah tersedia di rumah.

Baca Juga :
Deretan Game Horor Terbaik Sepanjang Masa, dari Silent Hill 2 hingga Alien: Isolation
Vivo Y100 5G vs Samsung Galaxy A25 5G, Hp Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Dipakai hingga 5 Tahun ke Depan?
Kaset Game Bisa Rusak Tanpa Terlihat, Ini Cara Menyimpan Koleksi Agar Umurnya Lebih Panjang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas di Pegadaian: Antam, UBS, Galeri 24 Kompak Stagnan
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Sumpah Pemuda 2026: Pemerintah Perluas Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Belum Setujui Usul Luhut soal Perubahan Definisi Korupsi, Ini Alasannya
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
IHSG Anjlok 1,22 Persen ke 5.373, Pasar Tunggu Keputusan The Fed
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Andre Caldas Sebut Kerja Keras Tim Jadi Kunci Arema FC Akhiri Tren Negatif
• 16 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.