REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk menghadirkan atraksi seni dan budaya. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan daya tarik wisata, khususnya bagi wisatawan mancanegara.
“Di kebun binatang ini perlu adanya sentuhan-sentuhan budaya. Turis mancanegara suka budaya, sehingga atraksi seni tradisional bisa menjadi daya tarik tambahan,” ujar Bambang Haryo saat mengunjungi KBS, di Surabaya, Senin.
Ia menegaskan bahwa KBS merupakan aset pariwisata Kota Surabaya yang perlu dikembangkan tanpa menghilangkan fungsinya sebagai destinasi rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Kota Surabaya mempertimbangkan dukungan subsidi agar harga tiket tetap ramah di kantong.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain subsidi, Bambang Haryo juga menyoroti potensi optimalisasi kunjungan pada hari biasa. Keterlibatan sekolah-sekolah dinilai dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan angka kunjungan di luar akhir pekan atau musim liburan.
Integrasi Transportasi dan Kuliner Khas
Tak hanya fokus pada atraksi budaya, Bambang Haryo juga mendorong pengembangan fasilitas pendukung di dalam KBS. Ia menyebut perlunya penambahan fasilitas bermain, tempat istirahat yang nyaman, serta penyediaan kuliner khas yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integrasi transportasi publik. Menurutnya, pengembangan KBS perlu didukung dengan konektivitas yang mudah bersama museum dan destinasi wisata lain di Surabaya agar wisatawan dapat menjelajahi kota dengan lebih efisien.
Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, penambahan koleksi satwa melalui kerja sama juga menjadi perhatian. Bambang Haryo mencontohkan skema pertukaran satwa yang telah dilakukan dengan lembaga di Jepang sebagai langkah positif yang dapat terus dikembangkan.
Bambang Haryo berharap KBS terus bertransformasi menjadi sarana rekreasi masyarakat sekaligus destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak pengunjung domestik dan mancanegara.
KBS Siap Berkolaborasi
Menanggapi hal tersebut, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia KBS Muhammad Nahroni menyatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dan peluang kolaborasi untuk memajukan kebun binatang tersebut.
“Masukan-masukan tersebut akan kami implementasikan sesuai dengan skala prioritas. Kami ingin Kebun Binatang Surabaya terus berkembang, berinovasi, bersinergi dengan pihak eksternal, dan mampu menghadapi persaingan dengan lembaga konservasi maupun tempat wisata lainnya,” kata Nahroni.