Dari Lereng Merapi-Merbabu, Muhammadiyah Selo Rintis Impian Kebun Kopi dan Peternakan Domba

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

BOYOLALI -- Pengembangan dakwah di kawasan pegunungan tidak hanya membutuhkan penguatan organisasi, tetapi juga kreativitas dalam memanfaatkan potensi ekonomi masyarakat. Semangat tersebut tergambar dalam pertemuan kader Muhammadiyah Ngaglik, Sleman, dengan pengurus Muhammadiyah Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (17/10/2026).

Pertemuan yang menjadi bagian dari kegiatan Touring & Ngaji ke Selo itu membuka ruang berbagi pengalaman mengenai tantangan dakwah sekaligus cita-cita pengembangan masyarakat di kawasan lereng Gunung Merapi.

Di wilayah yang berada pada ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut tersebut, sebagian masyarakat menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian dan peternakan. Kondisi geografis dan keterbatasan sumber daya menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan gerakan Muhammadiyah setempat.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Selo, Sutris, menjelaskan bahwa organisasinya masih berupaya memperkuat fondasi kelembagaan dan memperluas jangkauan dakwah. Salah satu cita-cita yang ingin diwujudkan adalah memiliki kantor PCM sebagai pusat kegiatan, koordinasi, dan syiar Islam.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain penguatan kelembagaan, PCM Selo juga merancang pengembangan amal usaha dengan memanfaatkan potensi lokal. Dua gagasan yang tengah diupayakan adalah perkebunan kopi dengan rencana merek Kopi PCM Selo serta usaha peternakan domba.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengembangkan kegiatan organisasi yang berakar pada potensi wilayah. Namun, realisasinya masih membutuhkan proses, dukungan, dan penguatan kapasitas pengelolaan.

Di tengah berbagai keterbatasan, PCM Selo tetap menjaga aktivitas dakwah melalui pertemuan rutin dua kali setiap bulan. Jamaah yang hadir berasal dari latar belakang beragam, termasuk masyarakat yang bukan warga Muhammadiyah.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa kegiatan dakwah setempat tidak hanya berorientasi pada penguatan internal organisasi, tetapi juga membuka ruang interaksi dengan masyarakat yang lebih luas.

Silaturahmi Antar Cabang Jadi Ruang Belajar

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang dipelajari rombongan PCPM Ngaglik bersama KOKAM dan BIKERSMU Ngaglik dalam kunjungan ke Selo.

Ketua PCPM Ngaglik, Muhammad Zulfi Ifani, mengatakan kegiatan itu semula dirancang sebagai agenda penyegaran sekaligus konsolidasi kader menjelang berakhirnya masa kepengurusan yang tersisa sekitar satu tahun.

Dalam perkembangannya, kegiatan tersebut melibatkan unsur KOKAM dan BIKERSMU Ngaglik. Perjalanan dari Sleman menuju Selo pun menjadi kesempatan untuk memperluas silaturahmi sekaligus mengenal dinamika dakwah di wilayah lain.

Ifani mengapresiasi semangat pengurus PCM Selo dalam membangun cita-cita organisasi di tengah keterbatasan yang dihadapi.

“Semua berawal dari mimpi. Bapak-bapak di PCM Selo sudah memulainya. Insya Allah, dengan izin Allah, semoga cita-cita memiliki kantor PCM, peternakan domba, dan perkebunan kopi segera terwujud,” ujarnya.

Menurut dia, pertemuan antarcabang memberikan kesempatan bagi kader untuk bertukar pengalaman dan memahami bahwa setiap wilayah memiliki tantangan serta potensi yang berbeda.

Silaturahmi semacam ini juga dapat menjadi titik awal untuk menumbuhkan kepedulian dan membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan dakwah.

KOKAM Didorong Hadir Menjawab Persoalan Masyarakat

Selain penguatan dakwah dan pengembangan potensi lokal, pertemuan tersebut turut membahas peran organisasi dalam merespons persoalan sosial di masyarakat.

Komandan KOKAM Ngaglik, Teguh Kuwato, menyampaikan bahwa peran KOKAM perlu dikembangkan agar tidak terbatas pada tugas pengamanan kegiatan. Menurut dia, KOKAM juga dapat mengambil bagian dalam gerakan amar makruf nahi mungkar dan kegiatan sosial yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan keterlibatan KOKAM Ngaglik dalam merespons persoalan minuman keras serta patroli untuk mengantisipasi aksi klitih.

Pengalaman tersebut menjadi bahan berbagi dalam pertemuan dengan pengurus Muhammadiyah Selo. Perbedaan kondisi antardaerah membuat pengalaman satu wilayah dapat menjadi referensi bagi wilayah lain, dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan situasi setempat.

Rombongan Ngaglik menempuh perjalanan pulang-pergi sekitar 122 kilometer melalui sejumlah kawasan di Boyolali dan sekitarnya. Namun, tujuan kegiatan tidak berhenti pada perjalanan bersama.

Pertemuan itu menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat bagaimana dakwah dirawat melalui pertemuan rutin, penguatan organisasi, dan gagasan pemanfaatan potensi lokal.

Di tengah perbedaan kondisi geografis dan sumber daya, ikhtiar Muhammadiyah Selo menunjukkan pentingnya menjaga cita-cita sekaligus membangun langkah konkret. Dukungan, pertukaran pengalaman, dan kolaborasi antarkader diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut secara berkelanjutan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Gedung Asia-Afrika Strategi Pembebasan Palestina Digaungkan
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Irjen Widodo Berkomitmen Berantas Tambang Emas Ilegal di Jambi
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Hari Ini hingga 8 November
• 21 jam laludetik.com
thumb
2 Tahun Transformasi Pendidikan, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Diperluas
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Selidiki Kematian Atlet Selam yang Berlaga di Porprov Jateng
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.