Netanyahu Pamer Dukungan Trump Jelang Pemilu, Isyaratkan Perang Iran Berlanjut

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memamerkan dukungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump jelang pemilu Israel pada Selasa (27/10). Netanyahu mengisyaratkan dapat kembali melancarkan perang terhadap Iran jika ia terpilih kembali.

Trump sebelumnya menyerukan warga Israel untuk memilih Netanyahu dan menyatakan mereka harus “menyelesaikan pekerjaan” yang telah dimulai melalui perang melawan Iran pada Februari lalu.

“Presiden AS Donald Trump datang dengan persahabatan yang belum pernah ada sebelumnya antara seorang perdana menteri Israel dan seorang presiden Amerika. Dan diragukan kita akan pernah memiliki presiden yang ramah seperti itu lagi,” kata Netanyahu dikutip dari Reuters.

“Dia memiliki dua tahun lagi, dan dia mengatakan dia meminta Anda untuk memilih saya,” lanjutnya.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menulis: “Pilih Bibi Netanyahu sebagai Perdana Menteri, kita harus menyelesaikan pekerjaan yang telah kita mulai!”

Netanyahu mengatakan, Trump bersedia mengambil tindakan yang menurutnya dapat menghilangkan ancaman Iran. Ia juga mengungkapkan telah memerintahkan badan intelijen Mossad dan militer Israel (IDF) untuk menjatuhkan pemerintahan Iran.

“Saya telah menginstruksikan Mossad dan IDF (militer) untuk menjatuhkan rezim ini, untuk menjatuhkan rezim ini karena itulah satu-satunya cara untuk mengakhiri ancaman ini,” kata Netanyahu.

Namun, Gedung Putih menyatakan Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November.

Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Anna Kelly mengatakan, Iran berada dalam kondisi buruk secara ekonomi dan militer. Ia juga menyatakan blokade AS terhadap Iran akan tetap berlaku.

“Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran kapan pun sebelum pemilihan paruh waktu,” kata Kelly melalui surel.

Trump pertama kali menyatakan dukungannya kepada Netanyahu pada 18 Oktober. Ia kembali menyampaikan dukungan tersebut melalui unggahan di Truth Social pada Minggu.

Ketika ditanya wartawan pada Senin (26/10) apakah Netanyahu meminta dukungan kedua, Trump menjawab, “Saya tidak pernah membicarakannya.”

“Saya memberikan kedua dukungan. Saya memberikan keduanya... Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik sebagai perdana menteri dalam kondisi yang sangat sulit,” kata Trump.

Eks Kepala Staf Militer Israel Kritik Kampanye Netanyahu

Gadi Eisenkot, eks Kepala Staf Militer Israel yang menjadi salah satu pesaing utama Netanyahu, menanggapi dukungan Trump. Ia menyebut Trump sebagai “sahabat sejati Israel” dan mengatakan yakin presiden AS itu akan bekerja sama dengan pemimpin yang dipilih rakyat Israel.

Pemilu Selasa akan menjadi pemungutan suara pertama di Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Pemilu ini menjadi kesempatan bagi pemilih untuk menilai kegagalan keamanan Israel saat serangan tersebut terjadi serta perang di berbagai front setelahnya.

Netanyahu memimpin pemerintahan paling kanan dalam sejarah Israel. Sementara itu, perdebatan politik di negara tersebut semakin bergeser ke kanan. Hampir seluruh partai utama yang dipimpin warga Yahudi, termasuk partai Eisenkot, kini menentang solusi dua negara yang selama beberapa dekade menjadi dasar negosiasi perdamaian dengan Palestina.

Namun, sebagian pemilih menilai politik Netanyahu yang memecah belah justru melemahkan Israel. Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Partai Likud yang dipimpinnya berpotensi kehilangan kursi, sehingga koalisi sayap kanan, kanan jauh, dan ultra-Ortodoks yang mendukungnya dapat kehilangan mayoritas tipis di parlemen.

Meski demikian, Eisenkot dan partai-partai oposisi lainnya belum memiliki jalur yang jelas untuk membentuk pemerintahan pengganti.

Netanyahu (77), telah lama bertahan dalam persaingan politik Israel. Sejak 2009, satu-satunya periode ketika lawan-lawannya berhasil menggantikannya sebagai perdana menteri terjadi setelah empat pemilu yang tidak menghasilkan keputusan dalam rentang dua tahun. Ia kembali berkuasa 18 bulan kemudian.

Menjelang pemilu, Netanyahu dan para pesaingnya sama-sama mengunggah pesan kampanye di media sosial. Netanyahu menekankan bahwa dirinya merupakan pemimpin yang mampu menghadapi musuh-musuh Israel, sedangkan oposisi menuduh politiknya memperlemah negara.

Pada Senin, Netanyahu membagikan video buatan kecerdasan buatan yang menggambarkan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei terbaring di ranjang rumah sakit. Dalam video itu, sosok Khamenei mengatakan ia tidak akan memilih Netanyahu.

Sehari sebelumnya, Netanyahu juga mengunggah gambar awan jamur hasil rekayasa komputer di atas Tel Aviv untuk menggambarkan ancaman eksistensial dari Iran.

Eisenkot menuduh Netanyahu menggunakan ketakutan untuk meraih dukungan pemilih.

“Ia mengandalkan kampanye penyebaran ketakutan, kebohongan, dan ancaman—termasuk gambar bom nuklir di jantung Tel Aviv. Kali ini, itu tidak akan berhasil untuknya,” kata Eisenkot.

Dukungan Trump Berisiko bagi Partai Republik

Dukungan Trump kepada Netanyahu membawa risiko politik bagi presiden AS tersebut. Pemilihan legislatif AS pada 3 November akan menentukan apakah Partai Republik dapat mempertahankan kekuasaan di tengah meningkatnya ketidakpuasan terhadap perang Iran.

Perang tersebut tidak populer di Amerika Serikat dan dikaitkan dengan kenaikan harga, terutama bahan bakar.

Meski Trump dan Netanyahu mengisyaratkan kemungkinan melanjutkan operasi militer terhadap Iran, Gedung Putih menyatakan tidak akan melancarkan serangan sebelum pemilu paruh waktu AS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hattrick! Kejari Kabupaten Pasuruan Kalah Telak Kasus Prapid PTSL Wonosari
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Hubungan Retak? Singapura Tegaskan Tak Akan Pernah Lagi Hanya Andalkan Energi dari Indonesia
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kelakar Pramono Soal Halte Transjabodetabek Bekasi Belum Dibangun
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
IKN Gelar Mahakam Investment Forum, Diikuti Investor dan Delegasi Internasional
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Eksepsi Febrie Adriansyah Diputus Bersamaan Vonis Akhir
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.