AS Siap Bahas Krisis Geopolitik di G20, Soroti Ancaman terhadap Energi dan Perdagangan Global

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Amerika Serikat (AS) bersiap membahas krisis geopolitik yang berdampak terhadap ketahanan energi, perdagangan internasional, dan stabilitas ekonomi global dalam pertemuan menteri luar negeri G20 di Atlanta pada 30–31 Oktober 2026.

Departemen Luar Negeri AS menyampaikan rencana tersebut melalui pernyataan resmi pada Senin (26/10/2026), dengan menekankan pentingnya kerja sama negara-negara G20 dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap perekonomian dunia.

Pertemuan tersebut akan menjadi forum bagi Washington dan sejumlah negara mitra untuk membahas persoalan geopolitik yang memengaruhi jalur perdagangan, pasokan energi, serta ketahanan pangan internasional.

AS Soroti Ancaman terhadap Energi dan Rantai Pasok Global

Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa ketegangan geopolitik menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap guncangan ekonomi global.

"Selama pertemuan tingkat menteri tersebut, Amerika Serikat akan bekerja sama dengan sejumlah mitra G20 untuk menangani krisis geopolitik yang berkontribusi terhadap guncangan ekonomi global, termasuk ancaman terhadap kebebasan navigasi, ketahanan energi dan pangan, serta rantai pasok," jelas Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan resminya.

Pembahasan tersebut mencakup berbagai tantangan yang berkaitan dengan kelancaran navigasi internasional, keamanan pasokan energi, ketersediaan pangan, dan keberlangsungan rantai pasok dunia.

Departemen Luar Negeri AS juga menyatakan bahwa hasil diskusi tingkat menteri akan menjadi landasan bagi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin G20 pada Desember mendatang.

Menlu Rusia Diperkirakan Hadiri Pertemuan G20 di Atlanta

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov diperkirakan menghadiri pertemuan menteri luar negeri G20 di Atlanta.

Pernyataan tersebut disampaikan Rubio pada Rabu (21/10/2026), menjelang penyelenggaraan pertemuan diplomatik yang dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Oktober.

Kehadiran Lavrov diperkirakan akan menjadi bagian dari partisipasi Rusia dalam forum yang membahas berbagai persoalan internasional, termasuk dampak krisis geopolitik terhadap perekonomian global.

Namun, informasi yang disampaikan Rubio masih berupa perkiraan mengenai kehadiran pejabat tinggi diplomatik Rusia tersebut.

KTT G20 di Miami Dijadwalkan Berlangsung Desember 2026

Setelah pertemuan tingkat menteri di Atlanta, Amerika Serikat dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT G20 di Miami pada 14–15 Desember 2026.

Pertemuan tingkat pemimpin tersebut akan menjadi kelanjutan pembahasan berbagai isu yang sebelumnya dibicarakan dalam forum menteri luar negeri.

Sementara itu, Rusia telah menyampaikan rencana partisipasinya dalam KTT G20 melalui pernyataan resmi Kremlin.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada akhir Juli 2026 bahwa Moskow akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Dengan agenda yang mencakup krisis geopolitik, ketahanan energi, keamanan pangan, dan perdagangan internasional, pertemuan G20 di Atlanta akan menjadi tahap persiapan menuju KTT pemimpin di Miami.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Xi Jinping Kumpulkan Elite Partai Komunis, Bahas Arah China
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Persebaya Vs Madura United: Francisco Rivera Starter, Risto Mitrevski Cadangan
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Yusril: Revisi UU Tipikor Bukan untuk Meringankan Korupsi!
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Kenalan Lewat Medsos Berujung Kejahatan, Perempuan di Jember Dibegal dan Dianiaya | BERUT
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Dampingi Mensos Gus Ipul, Munafri Pastikan Bansos Tepat Sasaran
• 19 menit lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.