Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor, Manajemen Persib Minta Suporter Tak Ada Aksi Balas Dendam

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Manajemen Persib Bandung meminta seluruh Bobotoh menahan diri dan tidak melakukan aksi balasan menyusul tewasnya Arief Rahman Kusuma, seorang suporter Maung Bandung yang menjadi korban pembacokan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Persib menegaskan bahwa kasus tersebut harus diusut tuntas agar keluarga korban mendapatkan kejelasan dan keadilan. Klub juga mengingatkan agar tragedi yang terjadi setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung itu tidak memicu kekerasan baru.

Baca Juga :
Meski Masih di Bawah Umur, Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Terancam 15 Tahun Bui
Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Ditangkap, Pelaku Masih di Bawah Umur

Sikap tersebut disampaikan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat setelah kepolisian menangkap seorang pria berinisial MIR yang diduga membacok korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Terduga pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (25/10/2026) malam di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 51, tepatnya di depan Mal Q-Square, Kabupaten Bogor.

Korban yang masih berusia di bawah umur diketahui sedang dalam perjalanan pulang bersama rekannya menggunakan sepeda motor setelah menyaksikan pertandingan di Stadion Pakansari, Cibinong.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga dibacok pada bagian punggung hingga terjatuh. Rekannya kemudian menemukan korban tergeletak di tengah jalan.

Manajemen Persib pun menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Arief. Klub juga mendesak aparat penegak hukum mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh, profesional, dan transparan.

“Persib menghormati proses penyelidikan yang berjalan dan berharap penegakan hukum dapat memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga almarhum,” tulis pernyataan resmi manajemen Persib.

Sebagai bentuk kepedulian, perwakilan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.

Persib juga menyatakan siap memberikan pendampingan sesuai kebutuhan dan kewenangan klub selama proses hukum berlangsung.

Manajemen menegaskan bahwa Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Persib. Karena itu, seluruh pendukung diminta tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat berwenang.

Klub secara khusus mengingatkan agar tidak ada tindakan balasan yang berpotensi menimbulkan korban baru.

“Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang mempersatukan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan persaudaraan,” tulis manajemen Persib.

Baca Juga :
Polisi Ceritakan Awal Mula Bobotoh 16 Tahun Asal Bogor Tewas, Bupati Sampaikan Belasungkawa
Respons Persib Bandung soal Bobotoh Tewas usai Menonton Laga Kontra Garudayaksa FC
Pengakuan Jujur Adam Alis usai Cetak Gol Kemenangan Persib ke Gawang Garudayaksa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BULOG Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton Aman hingga 10 Bulan
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Advokat Soroti Illicit Enrichment RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suudzon
• 44 menit lalukumparan.com
thumb
Yusril Dorong Revisi UU Tipikor, Soroti Under Invoicing dan Penyelundupan Tambang
• 19 jam laludisway.id
thumb
Polri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Keselamatan & Budaya Tertib Berlalu Lintas
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026, Simak Jam Berangkat dan Tarifnya
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.