Moms, Air Minum Jernih Belum Tentu Cukup! Ini yang Perlu Dicek demi Kesehatan Anak

herstory.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Moms, memastikan anak cukup minum setiap hari memang penting. Namun, ada hal lain yang tidak kalah perlu diperhatikan, yakni kualitas air yang dikonsumsi keluarga. Sebab, air yang terlihat jernih belum tentu cukup untuk memastikan bahwa air tersebut aman dan higienis.

Data Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) Kementerian Kesehatan pada 2023 menunjukkan akses masyarakat Indonesia terhadap air minum yang layak dikonsumsi baru mencapai 20,49 persen. Kondisi ini membuat pemahaman mengenai sumber air, proses pengolahan, dan keamanan air minum menjadi semakin penting, terutama bagi keluarga dengan anak yang sedang tumbuh.

Nutrition Design & Hydration Science Research and Innovation AQUA, dr. Tria Rosemiarti, Dipl in Nutrition, MKK, menjelaskan bahwa kualitas air minum dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari sumber air, proses produksi, kebersihan kemasan, pengujian kualitas, hingga cara produk disimpan sebelum dikonsumsi.

“Kita sering kali melihat air hanya dari kejernihannya. Padahal, ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas air minum,” ujar Tria.

Karena itu, Moms sebaiknya tidak hanya melihat warna atau kejernihan air ketika memilih air minum untuk keluarga. Informasi mengenai merek dan produsen, label, izin edar, serta kondisi tutup dan segel kemasan juga perlu diperiksa.

Hal ini penting karena badan galon yang digunakan berulang kali belum tentu bisa menjadi satu-satunya petunjuk mengenai asal air di dalamnya. Pada galon guna ulang, Moms perlu memeriksa keseluruhan kemasan, termasuk tutup, segel, identitas produk, dan kode produksi jika tersedia.

Sementara itu, pada air minum isi ulang, informasi mengenai sumber air, proses pencucian wadah, sanitasi, dan pengujian kualitas dapat berbeda antara satu depot dan depot lainnya. Karena itu, konsumen perlu mencari tahu informasi tersebut sebelum memutuskan membeli.

Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Jakarta Timur, dr. Marlina Tanjung, Sp.A, Subsp. Neo (K), mengingatkan bahwa kualitas air minum berkaitan dengan kesehatan pencernaan dan pemenuhan nutrisi anak.

“Hidrasi bukan hanya soal cukup minum, tetapi juga memastikan air yang dikonsumsi bersih dan higienis. Air minum yang tidak terjaga higienitasnya dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, yang pada anak dapat mengganggu asupan dan penyerapan nutrisi serta berdampak pada proses tumbuh kembang,” jelas Marlina.

Gangguan pencernaan yang terjadi berulang dapat memengaruhi kenyamanan anak saat makan dan minum. Jika asupan serta penyerapan nutrisi terganggu, proses tumbuh kembangnya juga dapat terdampak. Meski begitu, tumbuh kembang anak dipengaruhi banyak faktor sehingga kualitas air perlu menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Artinya, memenuhi kebutuhan cairan anak bukan sekadar memastikan mereka minum dalam jumlah yang cukup. Moms juga perlu memperhatikan kebersihan wadah, penyimpanan air, dan informasi produk yang dikonsumsi sehari-hari.

Untuk mengajak anak lebih memahami pentingnya kualitas air, AQUA memperkenalkan AQILA, karakter yang dirancang dekat dengan anak Generasi Alpha yang dikenal memiliki rasa ingin tahu tinggi. Melalui pendekatan yang sederhana, anak diajak mengenali asal air minum, memahami informasi pada kemasan, dan belajar mengapa orang tua perlu cermat memilih produk.

Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala, mengatakan rasa ingin tahu anak dapat menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan positif sejak dini.

“Anak-anak saat ini tumbuh dengan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Melalui AQILA, kami ingin menjadikan rasa ingin tahu tersebut sebagai sesuatu yang positif dengan mengajak anak dan orang tua bersama-sama memahami apa yang mereka konsumsi setiap hari, termasuk mengenali kualitas air minum dengan cara yang sederhana dan menyenangkan,” ujarnya.

AQUA juga memperkenalkan panduan AQUAAH yang mencakup enam aspek, yakni Alami, Quality Control, Untung dan ekonomis, Aman, Adem, serta Higienis. Panduan ini diperkenalkan sebagai cara untuk membantu keluarga memahami sejumlah aspek yang berkaitan dengan produk air minum AQUA.

Perusahaan menyebut produknya melalui pengendalian kualitas berdasarkan 400 parameter, menggunakan galon PET yang diklaim memenuhi persyaratan keamanan pangan dan bebas BPA, serta menerapkan teknologi double injection pada tutup dan segel. AQUA juga menyatakan proses pencucian dan sanitasi galon dilakukan melalui sejumlah tahapan pemeriksaan dan pembersihan.

Saat membeli galon AQUA, konsumen disarankan memeriksa tutup biru-putih, memastikan segel masih utuh, memeriksa kondisi kemasan, dan mencocokkan kode produksi pada badan galon dengan kode pada tutup.

Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Timur, dr. Dina Hanum, MARS, turut menekankan pentingnya edukasi kesehatan untuk mendukung kebiasaan baik di lingkungan keluarga.

Menurutnya, pemenuhan hidrasi dan kualitas air minum yang baik merupakan salah satu fondasi kesehatan keluarga, terutama untuk mendukung tumbuh kembang anak. Edukasi perlu berjalan beriringan dengan layanan kesehatan anak dan pemantauan tumbuh kembang secara menyeluruh.

Sementara itu, Ibu Bijak AQUA, Sindy Fung, mengajak orang tua memanfaatkan kebiasaan anak yang gemar bertanya sebagai kesempatan untuk membangun literasi konsumsi sejak dini.

“Rasa ingin tahu anak sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagi orang tua untuk membangun kebiasaan baik. Anak bisa diajak untuk bertanya dari mana air yang diminumnya berasal, melihat label dan kemasannya, sampai memahami mengapa kita harus cermat memilih apa yang dikonsumsi,” ujar Sindy.

Moms bisa memulainya dari hal sederhana di rumah, seperti mengajak anak memperhatikan kemasan, menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan wadah minum, dan membiasakan mereka bertanya tentang produk yang dikonsumsi.

Dengan begitu, kebiasaan hidup sehat tidak hanya berkaitan dengan cukup minum setiap hari, tetapi juga memahami pentingnya kualitas air dan lebih cermat memilih produk untuk seluruh anggota keluarga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diskusi Prabowonomic, Panji Bangsa Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Danantara Guyur Investasi Rp200 T Tahun Depan, Ini Sumber Duitnya
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tak Ada Toleransi, Ini Sanksi Bagi Pelaku Bullying Menurut Mas Dhito
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
Telkom University Ajak Publik untuk Bantu Pencarian Maisha Aurelia Rafif
• 27 menit lalujpnn.com
thumb
Bendahara Golkar Sinjai Apresiasi Kartini Ottong Pimpin Beringin
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.