Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Sementara Satu Orang, Polisi Tak Tutup Kemungkinan Pihak Lain Terlibat

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, sementara berjumlah satu orang.

Meski demikian, pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan apabila ada pihak-pihak lainnya yang terlibat.

“Pengakuan sementara masih satu orang. Nanti masih kita kembangkan ke kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur, Senin (26/10/2026).

Kasus pembunuhan ibu dan anak ini melibatkan terduga pelaku berinisial DBM. Sementara itu, korbannya adalah DH (30) dan AG (4).

Olah TKP kasus pembunuhan sadis istri siri dan anak di Madiun, Jawa Timur
Sumber :
  • Threads/piscessgurllss

Terduga pelaku merupakan suami siri DH yang berhasil ditangkap pada Minggu (25/10/2026) di Kabupaten Jombang.

Meski terduga pelaku pembunuhan diperkirakan satu orang untuk sementara ini, pihaknya masih mencocokkan sejumlah keterangan dan mengembangkan temuan agar peristiwa pembunuhan tersebut menjadi terang benderang.

Adapun kasus pembunuhan ini terungkap dari adanya laporan hilangnya ibu dan anak, yakni DH dan AG ke Polres Madiun Kota.

Kasus laporan orang hilang itu ditelusuri hingga ditemukannya sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.

“Pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor, mengantar ke Polres Madiun Kota, melapor kehilangan. Jadi selama itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang,” terangnya.

Dari kasus ini, sejumlah barang bukti diamankan, yakni mobil Mitsubishi Pajero, mobil Suzuki Karimun, serta sepeda motor.

Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun 

Disclaimer: Berita ini mengandung informasi tentang aksi kekerasan atau pembunuhan yang mungkin bisa memicu rasa tidak nyaman bagi pembaca.

Jumhur memaparkan kronologi pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Selasa (20/10/2026) di sebuah kamar hotel di Jalan Dr. Soetomo.

DH dibunuh terlebih dahulu dengan cara dicekik. Begitu juga dengan anak inisial AG yang mengalami nasib serupa.

“Jadi dilakukan oleh suami sirinya karena pertengkaran di sebuah hotel di wilayah Madiun. Terus dibunuh dengan cara mencekik. Anak sendiri pun diperlakukan yang sama, tapi beda tempat, di dalam mobil,” ungkapnya.

Setelah membunuh kedua korban, sambungnya, terduga pelaku diduga melakukan rangkaian tindakan keji untuk menghilangkan keberadaan jasad dengan cara membakar, memotong hingga menggiling.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko Yusril Sebut Definisi Keuangan Negara Perlu Diperjelas
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Impor Minyak Mentah Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Pesan Khozinudin cs untuk Menko Yusril soal Polemik Ijazah Gibran: Segera Tindaklanjuti Aduan Kami
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Final Honda Modif Contest 2026 Lahirkan Tiga Juara Nasional
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Komnas HAM Dorong Aplikator Tanggung Iuran BPJS Pekerja Gig
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.