Jakarta, CNBC Indonesia - Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara. Namun, akses terhadap pemeriksaan yang mudah dan nyaman masih menjadi tantangan bagi sebagian perempuan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Pertamina (Persero) menghadirkan layanan pemeriksaan gratis melalui mobil mamografi bagi perempuan Indonesia.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam memperingati Hari Kanker Payudara Sedunia setiap 19 Oktober dan Bulan Kesadaran Kanker Payudara atau Pink October sepanjang Oktober. Bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan Pertamedika IHC, Pertamina berupaya memperluas akses deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan payudara.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, dukungan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kesehatan perempuan. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, 70% perempuan terdiagnosis kanker payudara pada stadium lanjut sehingga kesembuhannya menurun drastis. Karena itu, deteksi dini menjadi perhatian perusahaan dalam mendukung kesehatan perempuan.
"Pertamina meyakini deteksi dini merupakan langkah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara. Melalui mobil mamografi ini, kami ingin membantu lebih banyak perempuan mendapatkan akses pemeriksaan yang mudah, nyaman, dan inklusif. Kami berharap langkah ini juga mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan dirinya," ujar Baron dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/10/2026).
Sebelumnya, Pertamina menyerahkan satu unit mobil mamografi kepada YKPI pada 21 April 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Mobil tersebut dilengkapi teknologi pemeriksaan menggunakan sinar-X serta fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, termasuk pengguna kursi roda. Fasilitas ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak perempuan dari berbagai latar belakang.
Manfaat layanan tersebut mulai terlihat. Sejak April hingga Agustus 2026, mobil mamografi tersebut telah melayani 1.166 perempuan di berbagai lokasi di Jakarta. Pemeriksaan diberikan secara gratis melalui program PinkCheck, hasil kolaborasi Pertamina, YKPI, dan Pertamedika IHC.
Selain layanan pemeriksaan, program PinkCheck juga mencakup edukasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pada tahap awal, program ini menargetkan 1.000 perempuan untuk dijangkau melalui layanan pemeriksaan dan peningkatan kesadaran mengenai deteksi dini kanker payudara.
Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, sebelumnya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina. Menurutnya, kehadiran mobil mamografi membantu perempuan mendapatkan layanan pemeriksaan yang lebih mudah diakses, nyaman, dan tanpa biaya.
Dukungan tersebut sekaligus memperkuat upaya Pertamina dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Tidak hanya melalui penyediaan fasilitas, Pertamina juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat agar semakin banyak perempuan memahami pentingnya deteksi dini kanker payudara.
Memanfaatkan momentum Pink October, Pertamina mengajak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan perubahan atau gejala yang perlu diperiksa. SADARI merupakan salah satu langkah untuk mengenali perubahan pada payudara, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan medis maupun skrining yang direkomendasikan tenaga kesehatan.
"Pertamina ingin terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mendukung perempuan Indonesia agar memiliki akses kesehatan yang lebih baik. Kami berharap para perempuan, baik yang sedang menjalani pengobatan maupun penyintas kanker payudara, terus mendapatkan dukungan untuk hidup sehat, berdaya, dan percaya diri," tutup Baron.
(bul/bul)




