Survei: 61,8% Masyarakat Optimistis Ekonomi Rumah Tangga Makin Baik

metrotvnews.com
58 menit lalu
Cover Berita

Jakarta: Sebagian besar masyarakat optimistis kondisi ekonomi rumah tangga akan membaik pada masa mendatang. Hal ini terpotret dalam hasil survei yang dilakukan Voxpol Center.

Berdasarkan hasil survei, 61,8 persen responden memperkirakan kondisi ekonomi rumah tangga akan lebih baik. Sedangkan, 29,1 persen responden menilai tidak akan ada perubahan.

“Sebesar 61,8 persen masyarakat optimis keadaan ekonomi di dalam rumah tangganya akan jauh lebih baik ke depan dibandingkan kondisi saat ini,” ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago, dalam keterangan tertulis, Selasa, 27 Oktober 2026.


Survei Voxpol Center soal ekonomi rumah tangga. Dok. Istimewa

Terkait kondisi ekonomi rumah tangga saat ini, 48,5 persen responden menilai kondisinya sudah baik atau sangat baik. Sebanyak 38,2 persen responden menilai kondisi rumah tangganya sedang dan 11,9 persen menyatakan buruk.

Dalam penilaian terhadap sejumlah indikator ekonomi, Voxpol Center memotret adanya ketidakpuasan masyarakat pada stabilitas nilai tukar rupiah sebesar 56,4 persen. Berikutnya, 55 persen responden tidak puas terhadap kondisi ekonomi nasional, 54,4 persen terhadap pengendalian harga kebutuhan pokok, dan 54,1 persen terhadap penciptaan serta penyediaan lapangan kerja baru.

Namun, masyarakat yakin akan ada perbaikan ekonomi di masa mendatang. Dalam penilaian terhadap prospek ekonomi nasional, 53,5 persen responden memperkirakan kondisi ekonomi akan menjadi lebih baik atau jauh lebih baik.

Selain kondisi ekonomi, survei tersebut mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 6,7 persen responden menyatakan sangat percaya dan 56,4 persen menyatakan percaya dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Survei ini juga menunjukkan 29,3 persen responden menyatakan kurang percaya, 6,4 persen sangat tidak percaya, dan 1,2 persen tidak memberikan jawaban.

Di sektor lain, tingkat kepuasan relatif tinggi tercatat pada bidang sosial dan budaya sebesar 75,4 persen, pertahanan dan keamanan 71,8 persen, kesehatan 70,7 persen, serta pendidikan 68,4 persen. Masyarakat yang menyatakan puas terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi mencapai 52,3 persen.

Survei ini dilakukan pada periode 3-12 Oktober 2026, dengan melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi. Metodelogi yang digunakan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka terhadap warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih atau sudah menikah. Survei memiliki margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JPU nilai keterangan dua saksi meringankan Bangun Paulus tak relevan
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Usul Moratorium Smelter, Inalum Harap Aluminium Tak Bernasib Seperti Nikel
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pengemudi Mobil Listrik Mewah Pemicu Kecelakaan Beruntun, Diduga Anak Tokoh Pengusaha di Medan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Dwi Mutilasi hingga Giling Istri Siri dan Anak Tirinya di Madiun
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
PDIP Serang Gibran Bertubi-tubi, David Pajung: Mereka Takut Kalah Lagi dari Jokowi di 2029
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.