Pantau - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat program pengumpulan minyak jelantah melalui tiga bank sampah binaan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung pemanfaatan limbah sebagai bahan baku bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau bioavtur.
Tiga bank sampah yang terlibat dalam program tersebut adalah Bank Sampah Beo Asri, Abhipraya, dan Cahaya Asri yang menjadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan pengumpulan minyak jelantah memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan limbah rumah tangga secara bertanggung jawab.
"Hal ini juga sejalan dengan semangat Pertamina Patra Niaga dalam memanfaatkan minyak jelantah sebagai salah satu bahan baku Bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF) yang ramah lingkungan," ujar Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Tiga Bank Sampah Binaan Pertamina Kumpulkan Minyak JelantahKitty menjelaskan bahwa pengumpulan minyak jelantah saat ini dilakukan oleh tiga kelompok bank sampah yang mendapatkan pendampingan dari Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap.
Ketiga kelompok tersebut mengelola minyak goreng bekas dari masyarakat agar tidak langsung dibuang sebagai limbah rumah tangga.
Melalui kegiatan tersebut, minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat memiliki nilai ekonomi.
Pertamina Patra Niaga juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengumpulan minyak jelantah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Kitty, keberhasilan pengelolaan limbah membutuhkan kerja sama antara masyarakat, kelompok bank sampah, dan pihak yang mendukung penyaluran hasil pengumpulan.
"Pengelolaan minyak jelantah membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, pendampingan yang berkelanjutan, serta terbukanya akses penyaluran hasil pengumpulan. Melalui kolaborasi tersebut, limbah rumah tangga dapat dikelola secara lebih bertanggung jawab dan memiliki nilai guna yang lebih besar," katanya menambahkan.
Minyak Jelantah Didorong Jadi Bahan Baku Bioavtur Ramah LingkunganPertamina Patra Niaga mengaitkan program pengumpulan minyak jelantah dengan upaya pemanfaatan bahan baku alternatif untuk sektor penerbangan.
Minyak goreng bekas menjadi salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF).
Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghubungkan pengelolaan limbah rumah tangga dengan inovasi energi.
Melalui jaringan bank sampah, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pengumpulan bahan baku yang memiliki potensi pemanfaatan lebih lanjut.
Selain mendukung pengelolaan lingkungan, kegiatan tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan dari penjualan minyak jelantah.
Pertamina Patra Niaga menilai pendampingan yang berkelanjutan diperlukan agar kegiatan pengumpulan dan penyaluran limbah dapat berjalan dengan baik.
Wapres Gibran Apresiasi Peran Ibu-Ibu dan Komunitas di CilacapWakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turut memberikan apresiasi terhadap keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan minyak jelantah di Cilacap.
Apresiasi tersebut disampaikan Gibran ketika mengunjungi Kilang Cilacap, Jawa Tengah, Senin (26/10/2026).
Dalam kunjungannya, Gibran mengikuti kegiatan silaturahmi dan dialog bersama ibu-ibu pegiat bank sampah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pertamina Patra Niaga.
Menurutnya, kegiatan pengumpulan minyak jelantah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan bersamaan dengan upaya meningkatkan nilai ekonomi limbah rumah tangga.
"Saya mengapresiasi peran ibu-ibu dan komunitas di Cilacap yang telah berkontribusi dalam pengelolaan minyak jelantah. Ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana yang dimulai dari rumah bisa terhubung dengan inovasi energi nasional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," kata Wapres Gibran.
Bank Sampah Cahaya Asri Kumpulkan 50 hingga 60 Kilogram Jelantah per BulanKetua Bank Sampah Cahaya Asri Rumdani Prapti Sumiwi menjelaskan bahwa kegiatan pengumpulan minyak jelantah di Kelurahan Tegal Kamulyan, Cilacap, awalnya dilakukan untuk mengatasi persoalan lingkungan.
Kegiatan tersebut kemudian berkembang setelah kelompoknya mendapatkan penjelasan dari Pertamina mengenai nilai ekonomi minyak goreng bekas.
Rumdani mengatakan informasi tersebut membuat anggota bank sampah semakin bersemangat mengumpulkan minyak jelantah dari masyarakat.
"Setelah mendapat penjelasan dari Pertamina bahwa minyak jelantah memiliki nilai jual, kami semakin semangat mengumpulkannya. Alhamdulillah, lingkungan menjadi lebih bersih, ekonomi juga meningkat," ujar dia.
Saat ini, Bank Sampah Cahaya Asri mampu mengumpulkan sekitar 50 hingga 60 kilogram minyak jelantah setiap bulan.
Hasil pengumpulan tersebut menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga melalui kegiatan bank sampah.
Bank Sampah Abhipraya dan Beo Asri Dapat Pembinaan PertaminaKetua Bank Sampah Abhipraya Herry Yanto mengatakan kelompoknya telah menjalankan kegiatan pemilahan sampah di Kelurahan Kutawaru sejak 2019.
Kegiatan tersebut kemudian dikembangkan melalui program pembinaan dari Pertamina Patra Niaga.
Menurut Herry, dukungan perusahaan membantu kelompoknya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola bank sampah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga karena anggota kami telah mendapatkan edukasi, pembinaan, dan fasilitasi yang sangat membantu perkembangan bank sampah," katanya.
Sementara itu, Direktur Bank Sampah Beo Asri Sri Widowati menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga telah memberikan dukungan berupa pembinaan, pelatihan, serta bantuan sarana dan prasarana.
Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok dalam menjalankan kegiatan pengelolaan sampah.
Sri berharap kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga dapat terus berlanjut agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.
"Harapan kami, dukungan ini dapat terus berlanjut, sehingga bank sampah dapat semakin berkembang dan meningkatkan kesejahteraan," ujar dia.
Tag:




