Jakarta, VIVA – Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Adiel Aristo mengungkapkan pengakuan sopir mobil listrik BYD Atto 1 inisial S (46) saat melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, ojol tersebut mengaku ketiduran saat menabrak empat mobil hingga melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
“Bukan kelelahan lagi, ketiduran dia, saking lelahnya. Dia kan sama-sama pejuang rupiah. Nah, bapak ini (S) rumahnya di Bogor, ya dia ngejar setoran, dia nggak pulang,” ucap Adiel saat dikonfirmasi Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, antara S dan Hasan adalah pengemudi online yang saat itu sedang melintas mencari orderan penumpang. Namun, S yang tertidur tidak sadar menginjak gas mobilnya hingga menabrak kendaraan lain.
“Dia merem tidur, tahu-tahu sadar sudah nabrak-nabrak dia. Dia pun gak sadar juga, enggak tahu juga kalau udah ngelindes orang tuh enggak sadar, kan tidur. Bangun-bangun udah nabrak mobil itu,” kata dia.
“Nggak, mobilnya Gojek, kan nyewa. Itu kan rental, itu kan setoran. Sama-sama supir. Yang satu Gojek, tapi yang bapaknya (Hasan) ojolnya itu Grab. Sama-sama driver online,” tambah dia.
Lebih lanjut, Adiel mengatakan latar belakang dari S adalah driver online yang tinggal di Bogor. Kesehariannya mencari penumpang hingga larut malam, dan baru pulang ketika orderannya sudah tercukupi.
“Dia bilang ya pokoknya, "Ya saya lelah, capek, ya habis tuh tiduran, pada saat tertidur itu saya enggak sadar kaki saya tuh nginjak gas,”. Kemudian dia nabrak nabrak. Dia pun udah nggak, pada saat menabrak ojol itu pun dia nggak sadar kalau udah ngelindas orang,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46) yang melindas pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), negatif narkoba dan alkohol.
"Itu (pengemudi) udah diperiksa (tes urine), negatif. Sama alkohol udah juga, negatif semua," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (24/10/26).





