KOMPAS.TV - Keluarga Bharatu Valdo mengungkap kondisi jenazah korban saat pertama kali ditemukan meninggal dunia di Rumah Sakit Hermina.
Kerabat korban, Rince Manafe, mengatakan keluarga mendapat kabar kematian Baratu Faldo sekitar pukul 05.30 hingga 05.40.
Informasi tersebut diterima melalui telepon dari rekan almarhum. Saat itu, keluarga hanya diberi tahu bahwa Bharatu Valdo telah meninggal dunia dan berada di Rumah Sakit Hermina.
Keluarga kemudian mendatangi rumah sakit dan mendapati korban sudah berada di instalasi gawat darurat atau IGD dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, Yoseph Fernandez Lamuri, pihak keluarga yang memandikan jenazah korban, mengungkap adanya sejumlah luka yang terlihat pada tubuh Baratu Faldo.
Ia menyebut terdapat sayatan di betis kiri dan bagian kaki korban. Selain itu, terdapat tiga jahitan di bagian belakang kepala.
Kondisi tersebut membuat keluarga tidak percaya, terlebih karena Bharatu Valdo masih berkomunikasi dengan keluarganya pada malam sebelum meninggal dunia.
Yoseph mengatakan, saat percakapan terakhir itu, Bharatu Valdo sempat menyampaikan keinginan untuk pulang dan tidur di rumah.
Meski demikian, keluarga mengaku tidak mengetahui adanya konflik yang dialami korban sebelum peristiwa tersebut.
Rince menggambarkan Bharatu Valdo sebagai sosok yang sopan dan baik. Ia juga mengaku tidak pernah mendengar adanya konflik antara senior dan junior yang melibatkan korban.
Di sisi lain, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan bahwa kasus Pondok Cabe sedang dalam penyidikan Propam Polri.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu informasi terkait proses penanganan kasus ini. Sementara itu, kondisi jenazah yang diungkap keluarga dan komunikasi terakhir korban menjadi bagian dari keterangan keluarga yang perlu didalami dalam proses penyidikan.
Baca Juga: Kuasa Hukum Korban Tak Diizinkan Masuk TKP Penembakan Polisi, Ada Apa? | DIPO
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kHcSkM0krFI
#polisitembakpolisi #tangsel #polisi
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- dipo
- bharatu valdo
- polisi tembak polisi
- tangsel





