Jakarta, VIVA – Insanul Fahmi akhirnya angkat bicara soal tudingan Wardatina Mawa tentang nafkah anak. Mawa menyebut bahwa mantan suaminya itu tidak memenuhi nafkah sebagaimana yang ditentukan.
Diketahui, Insanul diwajibkan membayar nafkah anak Rp3 juta per bulannya. Membantah tuduhan itu, Insanul Fahmi mengaku kerap memberikan nafkah ke anaknya.
"Selalu diusahakan kok, cuman kebanyakan aku ngasihnya cash langsung ke anaknya," kata Insanul kepada awak media, dikutip Selasa (27/10/2026).
Insanul mengaku sering memberi uang jajan hingga uang sekolah untuk anaknya. Ditanya lebih detail, ia enggan menyebutkan jumlah nominalnya.
"Nggak pernah ngitung-ngitung juga," sambungnya.
Diketahui, Mawa melaporkan mantan suaminya atas dugaan kasus perselingkuhan dan perzinaan. Ia turut membawa bukti rekaman CCTV yang merekam hubungan intim Insanul dan Inara.
"Alhamdulillah sudah dapat titik terangnya ya, jadi untuk kasus ini sudah sampai tahap sebentar lagi gelar perkara," kata Mawa kepada awak media di Polda Metro Jaya, dikutip Jumat (23/10/2026).
"Urutannya ini alhamdulillah sudah mulai kelihatan jelas ya prosesnya itu semuanya," lanjutnya.
Mawa pun mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut.
"Saya menghargai sekali keputusan dari pihak penyidik," ucapnya.
Kini Wardatina Mawa mengaku masih menunggu proses penetapam tersangka bagi Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
"Ya saya masih menunggu proses menetapkan tersangka itu. Saya bersyukur sudah sejauh ini dan sudah dapat ketentuannya dari pihak kepolisian," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Insanul Fahmi mengungkap dugaan penipuan senilai Rp2,3 miliar yang disebut berdampak pada kondisi keuangannya. Ia mengaku telah melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan, tetapi prosesnya belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan sejak dilaporkan pada 2023.
Kerugian itu pun disebut menjadi salah satu faktor yang membuat pemberian nafkah untuk anaknya dari Wardatina Mawa sempat tersendat, sekaligus memengaruhi rencana pengesahan pernikahannya dengan Inara Rusli.
Di tengah persoalan rumah tangga yang menjadi sorotan publik, Insanul menjelaskan bahwa keterlambatan nafkah bukan berarti dirinya berhenti memberikan tanggung jawab kepada anak. Ia mengaku masih berusaha memenuhi kewajiban tersebut meskipun kondisi finansialnya sedang terganggu.





