BRIN Kantongi 4 Kandidat Vaksin Malaria, Kepala BRIN: Presiden Minta Dipercepat

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempercepat proses riset vaksin malaria guna mengakselerasi target kemandirian vaksin nasional.

"Pak Presiden minta agar proses riset terkait dengan vaksin ini dipercepat," ucap Arif setelah menemui Presiden untuk melaporkan sejumlah penugasan riset.

BACA JUGA: Peneliti BRIN dan BRIDA Jatim Turun ke Nongkojajar, Kaji Jeritan Peternak Sapi Perah

Arif menjelaskan BRIN saat ini memiliki empat kandidat vaksin malaria. Secara keseluruhan, terdapat sekitar lima atau enam kandidat vaksin malaria di Indonesia.

Dalam riset tersebut, BRIN berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain Kementerian Kesehatan dan Bio Farma.

BACA JUGA: Public Lecture BRIN-UIN Sunan Kalijaga, Perlindungan Pekerja Fondasi Ketahanan Ekonomi

Ia berharap dengan dukungan Presiden, riset vaksin tersebut dapat dipercepat tiga tahun dari jadwal seharusnya.

"Beliau akan memberikan dukungan penuh terhadap produksi vaksin ini, khususnya vaksin malaria," ujarnya.

BACA JUGA: Peneliti BRIN: Moratorium Penerimaan Hakim Telah Menyebabkan Distorsi Regenerasi

Arif menuturkan sejumlah parasit malaria di Indonesia memiliki karakter berbeda. Ia mencontohkan parasit Plasmodium vivax yang hingga kini belum memiliki vaksin.

"Jadi kalau kita bisa produksi di Indonesia, ini bisa menjadi salah satu kontribusi Indonesia untuk dunia," tutur Arif.

Menurut Arif, Presiden juga menekankan sumbangan Indonesia bagi dunia. Malaria tidak hanya terjadi di Indonesia dan hingga kini vaksinnya belum tersedia di dunia. Dengan perceparan vaksin malaria, Indonesia dapat berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dunia.

Selain vaksin malaria, Arif juga melaporkan perkembangan riset BRIN terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), potensi energi biogas dari limbah sawit, obat herbal, serta penanganan sampah.(antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggaran Bakom Naik jadi Rp 1,95 T pada 2027, Melonjak dari Rp 22 M Tahun Ini
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
BI Targetkan Transaksi Mata Uang Lokal Capai 55 Miliar Dolar AS pada 2026, Naik 120 Persen
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Kepala BRIN Ungkap Tepung Singkong Siap Diuji Coba untuk Padamkan Karhutla
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Video: BEI Bawa Kabar Baik dari FTSE Russell, Status RI Aman
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Tayang dan Sinopsis The Doll Ghawiah: Sara Wijayanto Jadi Siapa?
• 10 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.