Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik mengungkapkan, BEI telah memberikan pembaruan kepada FTSE Russell, terkait reformasi pasar modal Indonesia, yang mencakup tiga aspek utama, yaitu transparansi, likuiditas dan pengawasan atau *Surveillance* menurut Jeffrey, FTSE Russell mengapresiasi berbagai reformasi yang telah dilakukan pasar modal Indonesia.
Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia (Jumat, 23/10/2026) berikut ini.




