Partai Netanyahu Minta Waktu Pemungutan Suara Pemilu Israel Diperpanjang, Partai Lawan Tolak

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Partai Likud pimpinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (27/10) meminta otoritas pemilu memperpanjang jam pemungutan suara, saat partai tersebut berupaya mengerahkan para pemilih.

"Kami telah mengajukan permintaan untuk memperpanjang jam pemungutan suara," kata Likud dalam pesan yang diunggah di Telegram, dikutip dari AFP.

Partai pesaing utama Netanyahu dalam pemilu menyatakan "menentang keras" permintaan partai perdana menteri untuk memperpanjang jam pemungutan suara pada Selasa.

Partai tersebut menilai permintaan itu merupakan dalih untuk menggugat legitimasi pemilu di kemudian hari.

"Tidak ada insiden luar biasa yang terjadi sehingga membenarkan pemberian permintaan ini. Permintaan tersebut dimaksudkan untuk meletakkan dasar bagi tuduhan yang mempertanyakan integritas pemilu, sekaligus melanjutkan kebohongan yang disebarkan Netanyahu sejak pagi ini," kata partai Yashar pimpinan mantan Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Gadi Eisenkot.

Adapun pemilu Israel masih berlangsung. Sebelumnya, demo menolak kembali terpilihnya Netanyahu digelar sejumlah kelompok di Israel menjelang pemilu tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Triwulan III 2026, Polsek Ujung Tanah Berhasil Ungkap Delapan Kasus Pencurian
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Isi Surat Khozinudin cs ke Menko Yusril soal Polemik Ijazah Wapres Gibran
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan
• 4 menit lalutvonenews.com
thumb
Pimpinan KPK Usul Perampasan Harta Pejabat yang Tidak Masuk dalam LHKPN
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BPJS Kesehatan Tegaskan Penghapusan Program JKN Tidak Benar
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.