Keren! Santri Difabel Bogor Belajar Mandiri Lewat Metode Unik

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) bersama Sekolah Relawan untuk memperkuat ruang belajar inklusif melalui aksi nyata bagi 1.000 santri dan pengasuh di 10 pondok pesantren di wilayah Jawa Barat dan Banten. Program ini dilakukan untuk turut memeringati Hari Santri 2026.

Salah satu titik fokus bantuan adalah Pondok Pesantren Cahaya Qur’an di Kabupaten Bogor, lembaga pendidikan yang menaungi serta membina anak-anak penyandang disabilitas sensorik netra dari kalangan prasejahtera. Di lokasi ini, Garudafood menyalurkan paket sembako, perlengkapan ibadah seperti sarung, mukena, sajadah, serta aneka produk makanan-minuman.

Bantuan produk serupa juga disalurkan ke sembilan pesantren lainnya yang tersebar di Bogor, Depok, Sukabumi, dan Lebak.

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood, Dian Astriana, kepada Kepala Pondok Pesantren Cahaya Qur’an, Firman Sukmawirya.

“Hari Santri merupakan momentum untuk mengapresiasi semangat, ketekunan, dan kontribusi para santri dalam membangun bangsa, termasuk santri istimewa, teman-teman difabel yang terus belajar dan berkarya. Melalui aksi langsung ini, Garudafood ingin menghadirkan lingkungan yang inklusif, membuka kesempatan yang setara, serta mendorong para santri untuk terus berkembang dan meraih potensi terbaiknya,” ujar Dian dalam siaran persnya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Kepala Pondok Pesantren Cahaya Qur’an, Firman Sukmawirya, menegaskan, kehadiran bantuan ini menjadi penopang penting kelangsungan pendidikan para santri di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.

“Mayoritas santri kami berasal dari keluarga yang kurang mampu. Donasi ini sangat berarti bagi kebutuhan sehari-hari dan memberi semangat bagi anak-anak. Kami berterima kasih atas perhatian dan kebersamaan yang diberikan, dan kami berharap anak-anak terus bersemangat menuntut ilmu,” ujarnya. Menembus Keterbatasan Lewat Literasi Braille Berdiri sejak 2013, Pesantren Cahaya Qur’an saat ini membimbing 60 santri rentang usia 6 hingga 20 tahun. Di tempat ini, proses transfer pengetahuan tidak terhalang oleh keterbatasan visual.

Para santri didorong menguasai literasi keagamaan lewat Al-Qur’an metode Braille, yang diimbangi dengan kurikulum pendidikan umum serta pengasahan keterampilan hidup.

Guna memperkaya metode pembelajaran nonformal, 20 fasilitator Sekolah Relawan turut memandu rangkaian kegiatan sensorik dan motorik. Para santri difabel diajak mengeksplorasi seni lewat melukis, mengenal keanekaragaman tanaman pangan menggunakan kids garden kit, hingga belajar bahasa isyarat secara berkelompok.

Aktivitas ini dirancang untuk memberi stimulasi kepekaan indra peraba melalui pengenalan ragam tekstur, sekaligus menanamkan kesadaran tentang kemandirian dan ketahanan pangan di lingkungan pesantren.

Edukasi terpadu ini menjadi bagian dari payung program Corporate Social Responsibility (CSR) "Garudafood Sehati", yang secara konsisten berfokus pada pilar pendidikan, kesehatan, lingkungan, bantuan kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat demi menciptakan ekosistem belajar yang adil dan berkesinambungan bagi semua kalangan.
 

Baca Juga :

Peringati Hari Santri 2026, Menag dan Ditjen Pesantren Inisiasi Gerakan Selasa Bersarung


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
  • URL Berhasil di Salin Keren! Santri Difabel Bogor Belajar Mandiri Lewat Metode Unik Klik untuk baca: https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/Rkj1LXQb-keren-santri-difabel-bogor-belajar-mandiri-lewat-metode-unik

(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
I.League perjelas regulasi pemain asing di kompetisi League Cup
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Polri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Keselamatan & Budaya Tertib Berlalu Lintas
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Davide Tardozzi Menakar Peta Persaingan Gelar Juara MotoGP 2026
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
BRIN Miliki Empat Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Kebut Proses Riset
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPKP Jakbar Tangkap 3.604 Ekor Ikan Sapu-sapu Jaga Ekosistem Air
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.