Polisi menggerebek salah satu pondok pesantren yang berada di Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar terkait pembakaran Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo. Sebanyak 12 orang diamankan.
"Untuk yang diamankan 12 orang dan statusnya saksi," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena saat dihubungi, dilansir detikJateng, Selasa (27/10/2026).
Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan. Dalam penggerebekan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
"Iya kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng, gabungan antara Polda dan Polres dalam rangka penggeledahan terkait perkara pembakaran mi babi tepi sawah," ujarnya.
Andika mengatakan barang bukti yang diamankan tidak hanya berkaitan dengan perkara perusakan warung Mi Babi saja.
"Sajam, busur panah, anak panah, dan barang-barang lainnya yang terkait dengan perkara yang ditangani," pungkasnya.
Sebagai informasi, Warung Mi Babi Tepi Sawah di Sukoharjo dibakar dan dirusak orang tak dikenal pada Sabtu (12/9) lalu. Kemudian, polisi berhasil mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial AS yang ditangkap di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Sukoharjo.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/azh)





