Fakta-fakta Lengkap Rumah Tasya Farasya, Perbaikan Struktur Bangunan Capai Rp6 Miliar Gegara Ulah Mantan Suami

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tasya Farasya harus menghadapi persoalan besar dalam pembangunan rumah mewahnya. Setelah menunggu hunian tersebut rampung, beauty influencer ini justru dihadapkan pada perkiraan biaya perbaikan struktur yang mencapai Rp5 miliar hingga Rp6 miliar. Angka tersebut belum mencakup keseluruhan renovasi rumah yang luasnya diperkirakan mencapai 3.000 meter persegi.

Temuan itu terungkap setelah Tasya meminta kontraktor baru memeriksa kondisi bangunan. Dari pemeriksaan tersebut, muncul sejumlah persoalan yang perlu ditelusuri lebih lanjut, termasuk kondisi material dan hasil pengujian mutu beton di beberapa titik. Berikut ini fakta-faktanya. 

Baca Juga :
Boncos Rp6 Miliar untuk Renovasi Rumah, Ini 4 Sumber Kekayaan Tasya Farasya
Latar Pendidikan Tasya Farasya, Lulusan Kedokteran Gigi tapi Justru Sukses Jadi Beauty Influencer
1. Perbaikan Struktur Rumah Tasya Farasya Capai Rp6 Miliar

Perkiraan biaya sekitar Rp6 miliar menjadi salah satu hal yang paling menyita perhatian dari persoalan rumah Tasya Farasya. Pasalnya, anggaran tersebut belum termasuk kebutuhan renovasi lain yang mungkin muncul setelah pemeriksaan bangunan dilakukan secara menyeluruh.

Rumah dengan luas sekitar 3.000 meter persegi itu diketahui memiliki sejumlah bagian yang perlu dievaluasi. Sebelumnya, Tasya juga memperlihatkan kondisi bangunan yang mengalami keretakan dan mengeluhkan pekerjaan renovasi yang kembali harus dilakukan.

2. Kontraktor Temukan Persoalan Material dan Mutu Beton

Dalam pemeriksaan yang dibagikan Tasya, kontraktor baru menjelaskan bahwa masih ditemukan sisa kayu bekisting di beberapa bagian bangunan. Bekisting merupakan cetakan sementara yang digunakan untuk membentuk beton saat pengecoran. Material ini umumnya dilepas setelah beton cukup mengeras dan proses konstruksi memungkinkan.

Menurut penjelasan kontraktor dalam video tersebut, sebagian kayu yang ditemukan disebut sudah membusuk. Temuan itu menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika kondisi bangunan dievaluasi.

Pemeriksaan juga mencakup mutu beton menggunakan metode pengujian tanpa merusak struktur, termasuk hammer test. Hasil pengujian pada sejumlah titik kemudian dibandingkan dengan dokumen as-built, yakni dokumen yang menggambarkan kondisi bangunan setelah proses pembangunan selesai.

Dokumen yang diperlihatkan mencantumkan mutu beton K-300. Namun, kontraktor menyebut hasil pemeriksaan di beberapa titik tidak seluruhnya sesuai dengan angka tersebut.

“Mutu yang ditulis di situ adalah K-300 ya. Ini beberapa ada yang masuk, ada yang enggak masuk,” ungkap sang kontraktor.

Baca Juga :
Mengenal Profil Lengkap Tasya Farasya yang Boncos Rp6 Miliar Buat Renov Rumah Diduga Gegara Ulah Mantan Suami
Terpopuler: Denny Sumargo Berisiko Serangan Jantung hingga Sumbatan Saraf, Gaya Berpakaian Natasha Wilona Dikritik
Biaya Renov Rumah Mewah Bikin Boncos Tembus Rp6 Miliar, Tasya Farasya ke Ahmad Assegaf: Bisalah Hidupi Satu Keluarga

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ESDM Usut Perusahaan Asing Pemilik Kebun Sawit Jalankan Usaha Tambang
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
7 Kesalahan Orang Pintar yang Bisa Membuat Mereka Gagal
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pertama Kali Main Drama, Benidictus Siregar Konsultasi ke Ence Bagus
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Merawat Jejak, Mewariskan Inspirasi: Kisah di Balik Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Yusril: UU Tipikor Harus Segera Diselaraskan dengan Standar Korupsi di UNCAC
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.