Gerebek Laboratorium Narkoba di Pide, Polisi Tetapkan 10 Tersangka, termasuk 2 WN China

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggiring 10 tersangka kasus laboratorium narkoba (clandestine laboratory) di Kabupaten Pidie, Aceh, menuju Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/10/2026). (Sumber: Nadia Putri Rahmani/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Zulkarnain Harahap menyatakan pihaknya telah menetapkan 10 tersangka dari penggerebekan laboratorium narkoba di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (21/10/2026) lalu.

Laboratorium narkoba tersebut diduga memproduksi sabu-sabu hingga 1,2 ton. Petugas gabungan sebelumnya menangkap 11 orang dalam penggerebekan, kemudian menetapkan 10 tersangka.

"Pada saat penggerebekan itu sudah diamankan sebanyak 11 orang. Kita sudah menetapkan perkaranya menjadi penyidikan dan sudah menetapkan sebanyak 10 orang tersangka," kata Zulkarnain Harahap di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/10).

Baca Juga: Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Aceh, Temukan 1,2 Ton Sabu

Zulkarnain menjelaskan, dari 10 tersanga, terdapat dua warga negara China dan delapan warga negara Indonesia.

Warga China Berperan sebagai Koki Pengolahan Sabu Cair

Dua WN China berinisial LJ dan XM disebut berperan sebagai koki ahli atau ahli kimia dalam pengolahan sabu cair menjadi sabu kristal.

Tersangka lain berinisial MY dan MZ yang berperan sebagai asisten koki. Kemudian, tersangka AY berperan sebagai penyuplai logisitk sekaligus menyiapkan lokasi laboratorium agar siap beroperasi.

Sementara itu, tersangka RZ berperan membeli dan memenuhi seluruh perlengkapan serta peralatan yang dibutuhkan dalam pengolahan sabu.

Sedangkan tersangka BS dan MN berperan menjemput dan mengantarkan dua "koki" asal China dari Malaysia ke Aceh.

Terakhir, tersangka RM dan RY berperan menjemput koki di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh dan mengantar ke lokasi laboratorium narkoba.

Satu orang lain berinisial AK masih berstatus saksi karena penyidik tidak menemukan niat jahata atau mens rea. Zulkarnain menyebut AK hanya bekerja di bawah AY di bengkel pengecatan mobil yang menjadi lokasi laboratorium narkoba.

"Yang bersangkutan tidak terlibat dalam persiapan, kemudian tahap pembuatan maupun tahap yang lainnya, sehingga kita masih tetapkan menjadi saksi," kata Zulkarnain dikutip dari Antara.

Selain menetapkan 10 tersangka, Zulkarnain meyebut penyidik juga memburu dua orang berinisial ES yang merupakan bagian dari jaringan lokal dan JM yang merupakan warga Pidie.

Baca Juga: Saat Bobby Nasution Tidak Lagi Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Narkoba, Ini Alasannya

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

Sumber : Antara

Tag
  • laboratorium narkoba pidie
  • laboratorium narkoba
  • wn china tersangka narkoba
  • bareskrim polri
  • lab narkoba aceh
  • wn china narkoba
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Terancam Hukuman Mati
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumatera Utara 27-30 Oktober 2026, BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat
• 12 menit lalukompas.tv
thumb
Taman Puring Disulap, Hadir Perpustakaan Mini Ramah Disabilitas
• 3 jam laludetik.com
thumb
Kebakaran Ruko Warung Kelontong di Jambi, Remaja 15 Tahun Tewas di Kamar Mandi
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Nvidia Investasi Rp54 Triliun di Meta, Bantu Kembangkan Agen AI Muse
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.