Pramono Tolak Usulan Tiket Ancol Gratis untuk Semua Warga, Sebut Biaya Perawatan Jadi Pertimbangan

pantau.com
16 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa tiket masuk kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, tidak dapat digratiskan untuk seluruh masyarakat karena pengelolaan dan perawatan fasilitas wisata membutuhkan biaya.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono menanggapi tuntutan kelompok Warga Jakarta Bersatu yang meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapus biaya masuk Ancol.

Pramono menyampaikan penjelasan itu saat berada di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, Selasa (27/10/2026) malam.

Menurutnya, kebijakan tiket gratis secara menyeluruh sulit diterapkan karena kawasan wisata seperti Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan memerlukan anggaran pemeliharaan.

"Saya juga heran kalau ada permintaan untuk gratis bagi semua masyarakat. Ya enggak mungkin lah untuk dipenuhin, karena apa pun untuk merawat, memelihara, baik di Ancol maupun Ragunan memerlukan biaya," ujar Pramono.

Pemprov DKI Berikan Tiket Gratis bagi Penerima KJP dan KJMU

Pramono menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan fasilitas tiket masuk gratis bagi kelompok masyarakat tertentu.

Fasilitas tersebut diberikan kepada penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Kebijakan itu berlaku untuk kunjungan ke kawasan wisata Ancol dan Taman Margasatwa Ragunan.

"Ancol dan Ragunan itu gratis bagi anak-anak penerima KJP dan KJMU. Jadi, tidak gratis bagi semua," tutur Pramono.

Ia menegaskan bahwa fasilitas gratis tersebut tidak berarti seluruh pengunjung dapat memasuki kawasan wisata tanpa membayar tiket.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertimbangkan kebutuhan biaya pengelolaan dan pemeliharaan tempat wisata.

Warga Jakarta Bersatu Keluhkan Biaya Masuk dan Parkir Ancol

Sebelumnya, kelompok Warga Jakarta Bersatu menyampaikan tuntutan penggratisan tiket masuk Ancol melalui aksi unjuk rasa di Balai Kota Jakarta.

Perwakilan kelompok tersebut juga melakukan audiensi dengan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta pada Selasa (27/10/2026).

Dalam pertemuan itu, warga mengeluhkan besarnya pengeluaran untuk berwisata ke Ancol, terutama bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.

Juru Bicara Warga Jakarta Bersatu Andi menyebut biaya parkir dan tiket masuk Ancol masing-masing mencapai Rp25.000.

Dengan perhitungan tersebut, pengunjung yang membawa kendaraan pribadi setidaknya harus menyiapkan Rp50.000 untuk biaya parkir dan satu tiket masuk, belum termasuk pengeluaran lainnya.

Menurut Andi, biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar apabila pengunjung membawa pasangan dan anak-anak.

"Bagaimana kalau kita punya anak dua atau tiga, istri, bisa berlima, dikali Rp25.000 kan cukup lumayan. Jadi, uang untuk masuk Ancol habis buat masuknya aja," ungkap Andi.

Pemprov DKI Tetap Pertahankan Kebijakan Tiket Berbayar

Menanggapi aspirasi tersebut, Pramono menegaskan bahwa penggratisan tiket masuk Ancol bagi seluruh masyarakat tidak memungkinkan untuk dipenuhi.

Ia menyebut kebutuhan perawatan dan pemeliharaan kawasan wisata sebagai alasan utama kebijakan tersebut.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap menyediakan akses gratis bagi penerima KJP dan KJMU.

Dengan demikian, kebijakan tiket gratis yang disampaikan Pramono masih ditujukan kepada kelompok penerima manfaat tertentu, bukan seluruh pengunjung Ancol dan Ragunan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum, Sita Dokumen serta Barang Bukti Elektronik
• 4 jam laluokezone.com
thumb
DPR RI Ajak Rawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Putar Bisnis dari Bos Kayu Jati, Jadi Kolektor Motor Jadul Legendaris!
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Drama 17 Gol! Indonesia Singkirkan Moldova di Piala Dunia U-15, Panama Menanti di Babak 16 Besar
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Ini 5 Tuntutan Demo Hari Ini 28 Oktober di Jakarta, Dari HAM Hingga Karhutla
• 5 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.