Jaga Stabilitas Harga, 300 Ribu Ton Jagung Petani Bakal Diserap Bulog

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Perum Bulog disiapkan untuk menyerap potensi surplus produksi jagung petani sebanyak 300 ribu ton guna menjaga stabilitas harga saat panen melimpah.

Jaga Stabilitas Harga, 300 Ribu Ton Jagung Petani Bakal Diserap Bulog. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Perum Bulog disiapkan untuk menyerap potensi surplus produksi jagung petani sebanyak 300 ribu ton guna menjaga stabilitas harga saat panen melimpah. Langkah ini sekaligus bertujuan memastikan ketersediaan pasokan jagung sebagai bahan baku pakan bagi peternak ayam petelur.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, Bulog akan berperan sebagai offtaker atau pembeli siaga untuk menyerap kelebihan produksi jagung petani. Jagung yang diserap nantinya dikelola sebagai cadangan dan disalurkan kembali ketika pasokan mulai terbatas.

Baca Juga:
Harga Pakan Mahal, Amran Siapkan Skema Baru Pasokan Jagung untuk Peternak

“Ketika produksi jagung melimpah, hasil panen petani harus tetap memiliki pasar. Di sinilah Bulog kita siapkan sebagai penyangga yang dapat menyerap kelebihan produksi, mengelola cadangannya, dan menyalurkannya kembali ketika peternak membutuhkan,” ujar Amran, dikutip Rabu (28/10/2026).

Rencana tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem kemitraan antara petani jagung, koperasi, dan peternak ayam petelur yang dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Pertanian.

Baca Juga:
Dirut Bulog Ungkap Penyebab Keterlambatan Penyaluran Program SPHP Jagung untuk Peternak

Pemerintah menargetkan pengembangan lahan jagung seluas 300 ribu hektare dengan asumsi produktivitas rata-rata 7 ton per hektare. Dari luasan tersebut, potensi produksi jagung diproyeksikan mencapai 2,1 juta ton per tahun.

Baca Juga:
Bulog Tambah Gudang Jagung untuk Peternak, Targetkan Stok 250 Ribu Ton per Triwulan

Sebanyak 1,8 juta ton dari total produksi tersebut direncanakan untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak melalui koperasi dan kelompok peternak. Sementara itu, potensi surplus sekitar 300 ribu ton akan diserap Bulog.

Penyerapan kelebihan produksi jagung tersebut direncanakan menggunakan pendekatan sistem resi gudang. Stok yang tersimpan selanjutnya dapat disalurkan kepada peternak melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sesuai ketentuan pemerintah.

"Kita dahulukan kepentingan petani dan peternak Indonesia agar keduanya terlindungi dan usaha mereka terus berjalan,” kata Amran.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhan menyatakan kesiapan pihaknya menjalankan penugasan pemerintah dalam menyerap surplus jagung sekaligus menjaga ketersediaan pasokan bagi peternak.

“Bulog siap menjalankan peran sebagai penyangga pasokan jagung nasional sesuai penugasan pemerintah. Kami ingin memastikan bahwa ketika petani menghasilkan produksi yang melimpah, ada mekanisme penyerapan yang memberikan kepastian pasar,” kata Ahmad Rizal.

Menurutnya, Bulog juga akan mengelola cadangan jagung agar dapat dimanfaatkan ketika peternak membutuhkan pasokan untuk menjaga keberlangsungan produksi.

“Yang ingin kita bangun adalah sistem yang saling menguatkan. Jagung hasil produksi petani dalam negeri diserap dan dikelola dengan baik, kemudian dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan peternak melalui SPHP sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imbas Protes di Prancis, Jadwal 3 Pertandingan Ligue 1 Berubah
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Lanal Balikpapan Sita Kapal MV Global 88
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bursa Transfer AC Milan: Berpotensi Tinggalkan Manchester United, Rossoneri Pantau Situasi Bruno Fernandes
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI Tebar 10,8 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
DJBC Sumbagbar Berhasil Gagalkan Penyelundupan 10 Juta Batang Rokok Ilegal 
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.