5 Anak Terancam Stunting Terjegal Data BPS, Andre Rosiade Turun Tangan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Tragedi berlapis menimpa keluarga Harry Triwibowo (46) di Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Sang ayah lumpuh tak sanggup bekerja akibat komplikasi penyakit kronis, sementara kelima anaknya yang masih kecil terancam stunting atau kurang gizi.

Ironisnya, di tengah kondisi ekonomi yang hancur, keluarga ini tidak bisa mengakses bantuan sosial (bansos) dari pemerintah karena terjegal klasifikasi data kemiskinan.

Kondisi pelik ini memantik simpati Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade. Ia mendatangi langsung kediaman keluarga tersebut pada Selasa (27/10) untuk memberikan bantuan darurat sekaligus mendesak aparat wilayah setempat untuk membenahi data keluarga Harry.

Terjegal Data 'Desil 6'

Kepada Andre, sang istri, Diane Budian (42), mengungkapkan rasa frustrasinya karena tertutupnya akses bantuan dari pemerintah untuk keluarganya. Menurut pendataan Badan Pusat Statistik (BPS), keluarga mereka masuk dalam kategori Desil 6, yang artinya dianggap sebagai keluarga dengan tingkat kesejahteraan menengah ke atas (mampu).

“Kami sedang mengurus agar desil ini sesuai. Kalau masih 6, tak akan ada bantuan pemerintah yang diterima. Begitu juga untuk biaya anak-anak sekolah. Sekarang lima anak kami ini dapat disebut stunting atau kurang gizi,” keluh Diane.

Di sisi lain, upaya Diane untuk menopang ekonomi keluarga dengan menjadi reseller produk di Padang dan Solok juga hancur. Usahanya macet total terdampak bencana banjir bandang (galodo) yang menerjang Solok bulan lalu.

Dihantam Penyakit Kronis

Kondisi ekonomi yang memburuk ini dipicu oleh tumbangnya Harry, sang kepala keluarga yang sebelumnya menjadi tulang punggung dengan bekerja sebagai buruh harian lepas dan pencuci piring di kedai sate.

Berdasarkan rekam medis dari RS Islam Siti Rahmah dan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Harry didiagnosis mengalami multiple protruded disc (saraf kejepit parah) di sejumlah ruas tulang belakang leher yang menekan saluran saraf. Lebih parah lagi, hasil MSCT Scan otak menunjukkan adanya perdarahan (hematoma) di bagian talamus kanan.

Intervensi dan Desakan Andre Rosiade

Melihat kondisi tersebut, Andre Rosiade yang datang didampingi Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar Anandya Dipo Pratama, menyerahkan bantuan tunai senilai Rp 10 juta untuk menyambung hidup dan pengobatan Harry.

Lebih dari sekadar bantuan materil, Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini langsung meminta perangkat lingkungan dan kelurahan setempat untuk segera turun tangan. Ia mendesak agar hak-layanan kesehatan dan jaminan sosial untuk keluarga tersebut segera diurus dan dipulihkan.

“Kami sangat prihatin dengan keluarga Pak Harry. Kami meminta pihak kelurahan untuk memperhatikan dan memastikan akses layanan kesehatan mereka. Kami juga berpesan agar kelima anak yang masih berusia 4 hingga 12 tahun ini harus tetap bersekolah dalam kondisi apa pun,” tegas Andre.

Andre memastikan timnya di lapangan akan terus memantau perkembangan kesehatan Harry dan pendidikan anak-anaknya agar tidak putus di tengah jalan akibat masalah birokrasi pendataan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Donny Oskaria dan Bobby Rasyidin Puji Andre Rosiade, Serius Perjuangkan Reaktivasi Rel Sumbar
• 18 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Teken Perpres 107 Tahun 2026, Pemerintah Ambil Alih Pengadaan Minyak, BBM, dan LPG
• 20 jam laludisway.id
thumb
Jadwal Pemadaman Listrik Makassar Hari Ini 28 Oktober 2026, Berlangsung hingga Pukul 24.00 Wita
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Pramono Finalisasi Lahan Baru untuk Pemakaman di Jakarta
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Minta Eliminasi TBC di Jakarta Tercapai pada 2030
• 8 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.