BEI Buka Peluang Rights Issue Sebelum IPO, Tunggu Persetujuan Pemegang Saham

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka peluang penerbitan saham baru atau rights issue sebelum melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, penerbitan saham baru kemungkinan menjadi salah satu tahapan sebelum IPO.

“Prosesnya sepertinya akan seperti itu [right issue sebelum IPO]. Tapi itu nanti akan dibahas lagi kemudian,” ujar Jeffrey usai konferensi pers RUPSLB di gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/10).

Meski begitu, katanya, penerbitan saham baru harus mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

“Karena untuk melakukan penerbitan saham baru, tentu dibutuhkan lagi persetujuan dari para pemegang saham,” ujarnya.

Jeffrey belum bisa memastikan kapan RUPSLB lanjutan tersebut akan digelar. Jadwalnya masih bergantung pada kesiapan proses yang berjalan. “Belum tahu, kami belum tahu,” lanjut Jeffrey.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Pemain dan Sinopsis Siti Si Vampir, Alur Cerita dan Jadwal Tayang
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Aurora Gaming PH Juara MPL Philippines S18, Lolos ke M8 World 2027
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
RUPSLB BEI Setujui Perubahan Anggaran Dasar untuk Demutualisasi Bursa
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Era Nuklir Asean, Singapura hingga Filipina Bersiap Cetak Pekerja Nuklir Global
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Unggul Tipis atas Netanyahu, Kubu Oposisi Israel Bersorak-sorai di Tel Aviv
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.