VIVA – Berita seputar Megawati Hangestri Pertiwi mendominasi daftar artikel terpopuler VIVA.co.id di kanal Sport sepanjang Rabu (28/10/2026).
Menjelang bergulirnya Liga Voli Korea Selatan atau V-League 2026/2027, strategi Hyundai Hillstate yang tidak ingin bergantung pada Megawati menjadi artikel paling menarik perhatian pembaca.
Selain itu, tantangan yang dihadapi Hillstate setelah kehilangan pemain senior, peringatan kapten Red Sparks menjelang pertemuan dengan Megawati, hingga kabar duka meninggalnya atlet pencak silat Ayudiah Rivana Tridiandinata di Porprov Jawa Tengah turut menjadi sorotan.
Persaingan Dewa United Banten dan Bogor Hornbills di IBL All Indonesian 2026 juga masuk dalam daftar berita terpopuler.
5. Klasemen IBL, Dewa United dan Bogor Hornbills Teratas- ANTARA
Setelah hari keempat penyelenggaraan di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10), Dewa United Banten dan Bogor Hornbills memimpin klasemen sementara Grup B dan A IBL All Indonesian 2026. Statistik penyelenggara mencatat Dewa United menjadi satu-satunya tim di Grup B yang belum terkalahkan, sementara Satria Muda Pertamina Bandung dan RANS Simba Bogor juga menjaga rekor sempurna di Grup A.
Setelah menyapu bersih tiga pertandingan, Dewa United yang dilatih Yurifan Hosen memimpin Grup B dengan enam poin. Dewa United pada pertandingan terakhir mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 63-44. Kekalahan ini membuat Satya Wacana belum meraih kemenangan dan menempati posisi kelima dengan tiga poin.
Lanjutkan membaca
4. Atlet Pencak Silat Porprov Jateng Meninggal Usai Operasi, Ini Jawaban Pihak Rumah Sakit- ANTARA
Setelah dirujuk ke RS Primaya Semarang yang berada tidak jauh dari arena pertandingan untuk operasi karena patah jari tengah, Ayudiah Rivana Tridiandinata (19), atlet pencak silat kontingen Kota Semarang yang bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026 dilaporkan meninggal dunia. Kabar meninggalnya Ayudiah Rivana dibenarkan Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto di Semarang, Rabu, (28/10)."Almarhumah dirawat di rumah sakit setelah mengalami patah jari tengah saat bertanding pada Senin," katanya
Ayudiah Rivana yang turun di Kelas A 45-50 kg tersebut dikabarkan meninggal dunia pada Rabu pagi. Direktur RS Primaya Semarang Aditya Nugraha mengatakan atlet tersebut diketahui meninggal dunia oleh petugas rumah sakit sekitar pukul 05.30 WIB saat akan dibangunkan.





