Bank Mandiri (BMRI) Lepas 20 Persen Saham Inhealth ke IFG Life Senilai Rp570 Miliar

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melakukan divestasi saham PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia kepada PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) senilai Rp570 miliar.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melepas saham PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia kepada PT IFG Life senilai Rp570 miliar. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melakukan divestasi saham PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia kepada PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) senilai Rp570 miliar.

Pada tanggal 26 Oktober 2026, perseroan bersama IFG Life menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) sehubungan dengan pengalihan saham inHealth kepada IFG Life. Transaksi ini tergolong afiliasi karena kedua perusahaan sama-sama dimiliki oleh PT Danantara Asset Management (DAM).

Baca Juga:
Bank Mandiri (BMRI) Ungkap Tren Kredit Menganggur Menurun di Industri Perbankan

Bank Mandiri akan menjual seluruh saham sebanyak 200 ribu saham Inhealth atau 20 persen serta hak opsi jual (put option) milik perseroan. Berdasarkan perjanjian para pemegang saham, Bank Mandiri memiliki put option kepada IFG Life atau pihak lain yang ditunjuk IFG Life dengan harga strike sebesar Rp2.850.000 per saham.

Sebagai informasi, sebelum transaksi, IFG Life telah memiliki 80 persen saham Inhealth. Dengan demikian, setelah transaksi, IFG Life akan menguasai 100 persen saham Inhealth.

Baca Juga:
Laba Mandiri (BMRI) Capai Rp45,5 Triliun per September 2026

Manajemen Bank Mandiri menyatakan bahwa divestasi saham Inhealth kepada IFG Life merupakan tindak lanjut dari proses konsolidasi bisnis di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi di BUMN, khususnya untuk memperkuat sektor asuransi jiwa milik negara.

"Konsolidasi ini juga merupakan bagian dari inisiatif streamlining perusahaan asuransi di bawah supervisi DAM selaku pemegang saham seri B terbanyak," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (29/10/2026).

Dalam transaksi ini, Bank Mandiri juga menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan (NJPP NDR) untuk menilai kewajaran nilai transaksi.

Berdasarkan analisis pendapat kewajaran, NJPP NDR telah menyimpulkan bahwa rencana transaksi pengalihan 20 persen saham inHealth dan eksekusi hak opsi jual adalah wajar. Rinciannya nilai pasar atas 20 persen saham Inhealth setara Rp403,56 miliar, sedangkan put option sebesar Rp154,71 miliar.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Erick Thohir Buka Suara soal Ancaman Batalnya Laga Timnas Indonesia Vs Yordania
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Sprindik Baru Kasus Bea Cukai, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Kudus
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Kecelakaan 2 Truk di Depan Gedung DPR, Keramik Tumpah Bikin Gatot Subroto Macet
• 20 menit laluviva.co.id
thumb
KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Sejuta Cerita melalui #ayonaikkereta
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Listyo Persilakan Mahasiswa Demo, Ingatkan Jangan Anarkis
• 17 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.