SPANYOL – Kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi di Spanyol menewaskan 68 orang dan melukai puluhan lainnya. Insiden maut tersebut terjadi ketika sebuah kereta yang berangkat dari Madrid menuju Seville menabrak kereta lain yang berhenti di jalur rel pada Rabu 28 Oktober 2026 pagi. Akibat benturan keras itu, sejumlah gerbong terperosok ke lereng.
"Benturan kereta itu sangat dahsyat," kata Salvador Arriza, penumpang berusia 62 tahun yang berada di kereta yang dioperasikan Renfe, melansir BBC.
Arriza mengatakan, para penumpang mulai memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri. Kepada Reuters, dia menambahkan, bahwa beberapa orang tidak bisa bergerak karena terjebak di antara kursi-kursi.
Tangui Binier (22), yang berada di kereta Iryo, menceritakan detik-detik kecelakaan. Dia mengatakan koper-koper mulai berterbangan dan orang-orang berteriak ketika kereta akhirnya berhenti.
"Ada banyak asap dan kekacauan," katanya.




