Industri Makanan dan Minuman Catat Pertumbuhan 7 Persen di Kuartal I-2026

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, industri makanan dan minuman mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,04 persen.

Industri Makanan dan Minuman Catat Pertumbuhan 7 Persen di Kuartal I-2026 (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61 persen secara tahunan (year-on- year/yoy) pada kuartal I 2026. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, industri makanan dan minuman mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,04 persen.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri makanan dan minuman membuka peluang bisnis yang semakin besar, sekaligus mendorong kebutuhan akan inovasi produk, bahan baku berkualitas, teknologi pengolahan modern, dan solusi yang mampu meningkatkan daya saing industri. 

Menjawab kebutuhan tersebut, Krista Exhibitions kembali menghadirkan KRISTA InterFOOD 2026. Kegiatan ini sebagai pameran perdagangan dan jejaring bisnis terbesar yang mempertemukan produsen, pemasok, distributor, importir, pembeli, serta profesional industri makanan dan minuman (Food and Beverage/F&B) dari Indonesia maupun berbagai negara.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan sektor industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor penting dalam struktur industri pengolahan nasional.

"Dengan dukungan sumber daya alam yang beragam dan potensi pasar yang besar, industri pangan Indonesia memiliki peluang untuk terus tumbuh melalui inovasi produk, peningkatan nilai tambah, serta perluasan akses pasar," kata Reni di Jakarta dikutip, Kamis (29/10/2026).

Reni mengatakan untuk mendukung potensi tersebut, Kemenperin menjalin kolaborasi strategis dengan Krista Exhibitions Group dalam pengembangan akses pasar produk IKM pangan unggulan.

Kolaborasi ini antara lain diwujudkan melalui Program Indonesia Food Innovation (IFI) dan fasilitasi partisipasi IKM pangan dalam Pameran Krista Interfood.

"Kami memandang bahwa pameran merupakan salah satu instrumen penting dalam pengembangan usaha IKM. Melalui pameran, pelaku usaha dapat memperkenalkan produk, menjangkau calon pembeli, membangun jejaring bisnis, serta menjajaki peluang kemitraan dengan distributor dan industri besar," kata Reni.

Sementara itu, Chief Executive Officer Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengungkapkan bahwa KRISTA InterFOOD 2026 merupakan platform strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis, memperluas jaringan perdagangan, dan memperkuat daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global.

Tidak hanya menghadirkan produk dan teknologi terbaru, pameran ini juga membuka peluang kolaborasi nyata melalui pertemuan antara produsen, distributor, importir, eksportir, investor, dan calon pembeli dari dalam maupun luar negeri.

“KRISTA InterFOOD 2026 kami hadirkan sebagai platform strategis untuk mempertemukan inovasi dan peluang bisnis di industri makanan dan minuman. Melalui partisipasi pelaku industri nasional dan internasional serta lebih dari 40 program yang mencakup kompetisi berskala Internasional, seminar, talkshow, dan business matching, kami mendorong terciptanya kemitraan strategis, perluasan akses pasar, dan peluang investasi berkelanjutan," ujar Daud.

"Kami optimistis KRISTA InterFOOD 2026 dapat mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global,” tutur dia.

KRISTA InterFOOD 2026 hadir dengan skala yang lebih besar, menempati 11 hall dengan total area pameran seluas 60.000 meter persegi. Pameran ini menghadirkan 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM, dari 16 negara, yaitu Amerika Serikat, China, Prancis, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Inggris, Vietnam, Malaysia, dan Korea Selatan. 

Partisipasi internasional semakin diperkuat melalui kehadiran Paviliun Amerika Serikat (USA), China, dan Thailand yang membawa total 70 peserta. Dengan target 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara, KRISTA InterFOOD 2026 menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman untuk menjajaki peluang bisnis, membangun kemitraan, memperluas jaringan, serta membuka akses ke pasar nasional dan internasional.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebijakan Pemangkasan Hukuman Picu Demo Kelompok Feminis di Chile
• 23 jam laludetik.com
thumb
Rokok dan Daya Beli Masyarakat, Seberapa Besar Pengaruhnya terhadap Belanja Kebutuhan Pokok?
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Daftar 20 Perusahaan Tersangka Karhutla
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
4 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027, Ada Wonderkid Arsenal dan Striker 15 Gol!
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.