Dalami Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor: KPK Periksa Bupati Rudy Susmanto Sebagai Saksi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Bogor, Rudy Susmanto. 

Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi yang tengah melilit jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan keterangan resmi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (29/10) malam, terkait agenda pemeriksaan tersebut. 

"Benar, ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," ungkap Budi.

Budi menjelaskan bahwa proses pemeriksaan tidak dilakukan di kantor pusat KPK di Jakarta, melainkan bertempat di Polres Bogor, Jawa Barat. 

Langkah ini diambil penyidik dengan pertimbangan efisiensi dan efektivitas. 

“Agar proses pemeriksaan itu dapat berjalan secara efektif karena banyak saksi yang butuh untuk dilakukan pendalaman informasinya oleh penyidik,” tambahnya.

Meskipun demikian, pihak KPK belum membeberkan siapa saja saksi lain yang turut diperiksa bersamaan dengan Bupati Bogor dalam agenda tersebut.

Kasus ini sendiri mulai mencuat setelah KPK menemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp1,5 miliar pada Agustus 2026. 

Penyelidikan tersebut kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan melalui penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.

Dugaan tindak pidana korupsi yang sedang didalami oleh lembaga antirasuah ini mencakup dua perkara utama, yakni dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara yang berasal dari pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.

Serta, dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Sebagai bagian dari rangkaian penyidikan, KPK juga telah melakukan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi sejak akhir Agustus 2026, termasuk kantor Bappenda, BKPSDM, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Hingga saat ini, KPK menyatakan belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut karena proses penyidikan masih terus berlangsung. (ant/dpi)


 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harlin Rahardjo Ungkap Alasan Jakarta Bisa Jadi Barometer Pembinaan Akuatik Indonesia
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG: Sejumlah Kota di Indonesia Diguyur Hujan Lebat Hari Ini
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Usut Perkara di Bengkulu, KPK Panggil Anggota DPRD Vina Ledy
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Pemkab Kotawaringin Barat Gandeng 8 Distributor Cabai Rawit Merah untuk Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Situasi Konflik, Timnas Batal Lawan 2 Negara Timur Tengah di FIFA Matchday November | SAPA MALAM
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.