Jakarta, VIVA – Konten horor Nadia Omara kembali mencuri perhatian. Episode ke-400 segmen Kisah Horor Wawak (KHW) bertajuk "Pulang" menjadi perbincangan warganet setelah meraih lebih dari 50 juta penayangan di YouTube dalam hitungan hari.
Video yang diunggah pada Minggu (25/10/2026), tersebut memiliki durasi sekitar 2 jam 41 menit. Hingga Jumat, (30/10/2026), jumlah penayangannya terus meningkat dan membuat kisah tersebut ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial.
Tak hanya di YouTube, perbincangan mengenai KHW Part 400 juga meluas ke X dan TikTok. Warganet menyoroti rangkaian misteri dalam cerita, terutama kejanggalan di balik kematian seorang perempuan bernama Mbak Santi serta rahasia yang tersimpan dalam keluarganya.
Popularitas episode ini turut membuat kata kunci "Nadia Omara KHW" masuk jajaran Google Trends.
Lantas, apa yang membuat cerita "Pulang" begitu menarik perhatian? Kisah ini memadukan misteri kematian, konflik rumah tangga, hingga dugaan praktik pesugihan yang perlahan terungkap sepanjang cerita.
Sinopsis KHW Part 400 "Pulang"
Episode spesial ini mengisahkan kehidupan Mbak Santi yang tinggal bersama suaminya, Mas Edo, dan anak perempuan mereka, Tata. Dari luar, keluarga tersebut terlihat berkecukupan. Namun, kehidupan rumah tangga mereka menyimpan persoalan yang tidak banyak diketahui orang lain.
Konflik mulai terungkap setelah Mbak Santi meninggal dunia. Kematian perempuan tersebut awalnya disebut sebagai bunuh diri, tetapi sejumlah kejanggalan membuat orang-orang di sekitarnya mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Mbak Maya, sahabat Santi, menjadi salah satu orang yang mengetahui persoalan dalam rumah tangga tersebut. Sebelum meninggal, Santi disebut pernah menceritakan masalah yang dialaminya, termasuk dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
Situasi semakin rumit ketika berbagai kejadian misterius muncul setelah kematian Santi. Kecurigaan kemudian mengarah kepada Mas Edo, sementara nasib Tata ikut menjadi bagian penting dari rangkaian konflik tersebut.
Cerita berlanjut pada dugaan praktik pesugihan yang melibatkan Mas Edo. Seorang ustaz bernama Ahmad kemudian melakukan rukiah dan mengungkap rahasia yang berkaitan dengan kematian Santi serta ancaman yang membayangi Tata.
Menjelang akhir kisah, kematian Mas Edo diikuti penemuan sebuah surat pengakuan. Isi surat tersebut membuka lapisan rahasia yang menghubungkan persoalan rumah tangga, kematian Santi, dan sejumlah peristiwa yang sebelumnya menimbulkan tanda tanya.





