Tragedi Kereta Cepat Spanyol Picu Demo, Massa Desak Pemerintah Mundur

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
1/5

Kelompok sayap kanan terlibat bentrokan dengan polisi di Madrid, Spanyol, pada Rabu (28/10/2026). Aksi tersebut digelar untuk menuntut pengunduran diri pemerintah setelah kecelakaan kereta cepat yang menewaskan sedikitnya 68 orang. (REUTERS/Juan Barbosa)

2/5

Sekitar 500 demonstran berkumpul di depan Kementerian Transportasi Spanyol. Sejumlah peserta aksi melemparkan botol dan suar ke arah polisi. Petugas kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang memenuhi jalan. (REUTERS/Juan Barbosa)

3/5

Pihak berwenang melaporkan tidak ada korban luka maupun penangkapan dalam bentrokan tersebut. Kecelakaan kereta terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat, ketika sebuah kereta ekspres berkecepatan tinggi menabrak kereta yang sedang berhenti. (REUTERS/Juan Barbosa)

4/5

Insiden tersebut menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa sejak anjloknya kereta di Santiago de Compostela, Spanyol, pada 2013 yang menewaskan 80 orang. (REUTERS/Juan Barbosa)

5/5

Tragedi ini juga terjadi setelah kecelakaan fatal pada Januari lalu yang melibatkan kereta cepat dari operator yang sama di jalur tersebut. Insiden Januari itu menewaskan 46 orang. (REUTERS/Juan Barbosa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Diguyur Hujan, Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Sampit
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Shell Cetak Laba Rp196 Triliun pada Kuartal III-2026, Tertinggi sejak 2022
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Anindya Bakrie Kutip Data IMF: Indonesia Justru Jadi 'Bright Spot' di Tengah Ketidakpastian Global
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Siapa Pemilik Beeru Stevia, Brand Lokal Disebut Doktif Pemanis Buatan Berlebihan
• 13 jam laludisway.id
thumb
Menko PMK Puji Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.