Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendeklarasikan gerakan Laut Sebasah untuk membersihkan sampah di lautan. Sampah tersebut bakal dijadikan bahan pembuat energi.
"Kami sedang membangun sebuah sistem untuk mengolah sampah tersebut (sampah laut) menjadi energi," kata Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Irwan Meilano dikutip dari Metro TV, Jumat, 30 Oktober 2026.
Irwan menegaskan, pengolahan sampah jadi energi merupakan program besar nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. KKP ingin mengamil bagian dalam program tersebut.
"Jadi kami kemudian menjadi bagian dari gerakan besar di tingkat nasional untuk kemudian mengolah sampah waste to energy, berusaha kemudian mengubah sampah tersebut menjadi energi," ungkap Irwan.
Baca Juga :
KKP Deklarasi Laut Sebasah Atasi Sampah LautIrwan mengaku KKP tidak bisa melakukan pekerjaan tersebut sendiri. KKP bakal berkolaborasi dengan instasi lain mengubah sampah laut menjadi energi.
Adapun deklarasi Laut Sebasah dilakuka di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan yang dibarengi aksi bersih-bersih laut itu diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT Ke-27 KKP.
Program Sebasah difokuskan pada empat kawasan strategis. Fokus tersebut sudah mencakup penanganan sampah dari hulu hingga hilir.
Ilustrasi sampah. Foto: Istimewa.
Adapun kegiatan di PPS Nizam melibatkan 700 peserta dari berbagai lintas sektor.
Selain pembersihan kawasan pelabuhan, Wamen Irwan menyerahkan bantuan sarana dan prasarana ekonomi sirkular kepada kelompok pegiat sampah. Bantuan yang diserahkan berupasatu unit mesin pirolisis.
Diharapkan, kegiatan tersebut menjadikan PPS Nizam Zachman sebagai percontohan pelabuhan bersih. Sehingga, berdampak pada ekonomi masyarakat.




