Menhan AS Pecat Jenderal Senior Pentagon, Diduga Bocorkan Informasi Rahasia Perang Iran

okezone.com
2 jam lalu
Cover Berita

WASHINGTON – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth memecat Letnan Jenderal Brett Sylvia dari jabatannya sebagai Direktur Strategi, Perencanaan, dan Kebijakan di Kepala Staf Gabungan. Pemecatan tersebut dilakukan setelah Sylvia diduga membocorkan informasi rahasia terkait perang Iran dan konflik Rusia-Ukraina kepada media.

Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan kepada Al Jazeera, Kamis, bahwa Sylvia diduga bertemu dengan sejumlah wartawan di luar Pentagon untuk membocorkan informasi rahasia.

Baca Juga :
AS Kerahkan 10 Pesawat Kargo Militer ke Israel, Sinyal Persiapan Serangan ke Iran?

"Sylvia sedang diselidiki karena membocorkan informasi rahasia tentang perang Iran, perang antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi," ujar pejabat tersebut.

Pentagon menyatakan penyelidikan terhadap Sylvia masih berlangsung, dan kasusnya telah dirujuk ke Departemen Kehakiman AS untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga :
Menhan Saudi Bertemu Presiden Iran dalam Pertemuan Negara Pakta Makkah di Teheran

"Itu adalah tanggung jawab CENTCOM (Komando Pusat AS) dan komandannya, Laksamana Brad Cooper," katanya.

Pemecatan Sylvia terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Presiden Donald Trump berulang kali mengisyaratkan kemungkinan melancarkan kembali operasi militer terhadap Iran.

 

Baca Juga :
Peretas Iran Klaim Bobol Sistem Israel, 150 GB Data Rahasia Dicuri


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual! Bawaslu Sulsel Perkuat Pokja PPKS dan Pakta Integritas
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Chandra Asri (TPIA) Bukukan Penjualan Rp148 Triliun hingga September 2026
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Dari Pangan hingga Lingkungan, Begini Cara Anak Muda Bikin Perubahan Lewat PFmuda
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Fokus Perkuat Dana Murah, BJBR Kantongi Laba Bersih hingga Rp1,1 Triliun
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Budiman Sudjatmiko Respons Kritik BEM UI: Rakyat Berhak Menuntut Hasil Setelah Pilih Pemimpin | ROSI
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.