Kim Jong Un ingin percepat pengembangan senjata nirawak berbasis AI

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Seoul (ANTARA) - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ingin negaranya mempercepat pengembangan teknologi kunci secara signifikan untuk senjata nirawak, dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem persenjataan tersebut serta meningkatkan kemampuan tempur.

"Mengingat tren perkembangan yang sedang berlangsung, di mana peralatan militer tak berawak telah muncul sebagai aset utama dalam operasi militer di medan perang dan cakupan kegunaannya terus meluas dari hari ke hari, maka diperlukan pengembangan pesat terhadap teknologi-teknologi kunci di bidang ini, mengintegrasikan sistem senjata tak berawak ke dalam kerangka kecerdasan buatan tingkat tinggi, serta mengoptimalkan kemampuan operasionalnya; dengan menganggapnya sebagai tugas prioritas utama dalam membangun angkatan bersenjata modern," kata Kim dalam upacara pembukaan pameran "Pengembangan Teknologi Penerbangan Nirawak 2026" di Pyongyang, Jumat.

Seperti dikutip kantor berita milik Korut, KCNA, Kim mengatakan senjata nirawak semakin menjadi sarana utama dalam peperangan modern, sementara cakupan penerapannya terus meluas.

Baca juga: Korut pamer "drone" dan peluncur roket, Kim ingin kembangkan teknologi

Dia menilai pencapaian keunggulan mutlak dalam teknologi pesawat nirawak adalah pilihan yang tidak dapat diabaikan di tengah pola peperangan modern yang terus berubah.

Dalam pameran itu, Kim memaparkan strategi pengembangan pertahanan nasional untuk memperluas dan memperkuat teknologi penerbangan nirawak secara cepat. Dia juga menguraikan langkah-langkah penting untuk menjalankan strategi tersebut.

Kim juga menekankan perlunya meningkatkan kekuatan militer lebih lanjut di Korut lebih lanjut, karena perdamaian hanya dapat dijamin melalui kekuatan.

Kim mengatakan Korut telah menjalankan fungsi sebagai negara berkekuatan nuklir, sekaligus mengupayakan modernisasi cepat persenjataan konvensional.

Dia juga mendesak kalangan ilmuwan Korut untuk mencapai hasil signifikan dalam pengembangan teknologi drone dan kecerdasan buatan untuk sektor pertahanan di negaranya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Saat di China, Kim Jong-un diduga bahas soal dialog dengan AS

Baca juga: China sebut kunjungan Kim Jong Un ke Dandong tunjukkan persahabatan



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saksi Sidang Dokter Tifa Akui Pernah Lihat Ijazah Jokowi, tapi...
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Generasi Muda Ponorogo Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Produser Indonesia Meiske Taurisia Jadi Juri Tokyo Gap Financing Market 2026, Pantau Tren Film dan Peluang Produksi Internasi
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Panitia PPSN 2026 Temui Gubernur DKI, Gaungkan Gerakan Merawat Pertiwi
• 9 jam laludisway.id
thumb
Head to Head PSM Makassar vs Madura United Berimbang, Saatnya Pembuktian di GBH
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.