Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya sangat memalukan. Bajul Ijo ditahan imbang di dasar klasemen Persijap Jepara dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (30/10/2026) malam. Persebaya tertinggal lebih dulu di pertandingan ini
Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung mengambil kendali permainan. Bajul Ijo tersebut tampil menekan dengan membangun serangan dari berbagai sisi untuk membongkar pertahanan Persijap. Namun, rapatnya barisan belakang tim tamu membuat sejumlah peluang tuan rumah belum membuahkan hasil.
Peluang pertama yang cukup menjanjikan hadir pada menit kelima. Miguel Pereira mencoba memanfaatkan kesempatan melalui sundulan, tetapi bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Persebaya tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ketujuh, Catur Pamungkas melakukan penetrasi sebelum melepaskan umpan silang ke area pertahanan Persijap. Ancaman kembali datang melalui Yuran Fernandes yang mencoba memanfaatkan situasi bola udara pada menit ke-16.
Selang satu menit, giliran Francisco Rivera yang mendapatkan ruang tembak dari jarak dekat. Sayangnya, upaya pemain tersebut masih berhasil diblok oleh pemain belakang Persijap.
Meski terus berada di bawah tekanan, Persijap bukan tanpa perlawanan. Tim tamu beberapa kali mencoba memanfaatkan celah di pertahanan Persebaya. Reza Arya harus menunjukkan refleks dan konsentrasi tinggi untuk menggagalkan peluang berbahaya pada menit ke-18.
Dua puluh dua menit pertandingan berjalan, Persebaya kembali nyaris membuka keunggulan. Sundulan Yuran Fernandes mengarah tipis di luar gawang Persijap. Peluang tersebut semakin menegaskan dominasi serangan tuan rumah, tetapi belum diikuti penyelesaian akhir yang efektif.
Persijap juga sempat membuat barisan pertahanan Green Force bekerja keras. Pada menit ke-25, Reza Arya kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Persebaya tidak kebobolan. Empat menit kemudian, tim asal Jepara itu kembali memperoleh peluang, tetapi tendangan pemainnya masih melebar dari sasaran.
Memasuki menit ke-29, Persebaya berusaha membangun serangan melalui Catur Pamungkas. Umpan yang dilepaskan ke area depan belum mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh Francisco Rivera dan Ricky Pratama.
Intensitas serangan Green Force tetap terjaga hingga mendekati akhir babak pertama. Pada menit ke-35, Alex Martins memperoleh kesempatan emas setelah menerima umpan dari Miguel Pereira. Namun, peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Miguel Pereira kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-37. Kali ini, ia melepaskan tendangan placing untuk mengarahkan bola ke gawang Persijap. Sayangnya, bola masih melebar sehingga upaya tersebut belum mengubah kedudukan.
Tambahan waktu tiga menit pada penghujung babak pertama juga belum mampu dimanfaatkan Persebaya untuk memecah kebuntuan. Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, papan skor Stadion Gelora Bung Tomo tetap menunjukkan angka 0-0.
Memasuki babak kedua, Persebaya kembali berusaha meningkatkan intensitas serangan. Francisco Rivera melepaskan tendangan keras dari area pertahanan Persijap, tetapi bola masih berhasil diamankan kiper Sendri Johansah.
Pada menit ke-52, Miguel Pereira kembali memperoleh peluang melalui sundulan. Namun, arah bola belum menemui sasaran.
Alih-alih unggul, Persebaya justru dikejutkan oleh gol Persijap pada menit ke-55. Vasko Kalezic berhasil membobol gawang Reza Arya setelah memanfaatkan skema serangan balik cepat yang dibangun tim tamu.
Gol tersebut berawal dari pergerakan Yaya Sogodogo di sisi kanan. Ia mengirimkan umpan cut back ke area kotak penalti yang berhasil disambut Kalezic. Pemain Persijap itu muncul dari blind side dan menuntaskan peluang menjadi gol. Persebaya pun tertinggal 0-1.
Tertinggal di kandang sendiri, Green Force berusaha segera memberikan respons. Pertandingan sempat terhenti pada menit ke-60 ketika wasit melakukan peninjauan VAR terkait dugaan pelanggaran di area pertahanan Persebaya. Setelah melakukan pengecekan, wasit memutuskan pertandingan dilanjutkan tanpa memberikan hukuman.
Persebaya sempat memiliki harapan untuk menyamakan kedudukan ketika Juan Douglas berhasil menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-63. Namun, gol tersebut dianulir karena pemain Persijap lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Persijap justru hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-69. Melalui serangan balik, Vasko Kalezic mendapatkan peluang emas di dekat gawang Persebaya. Beruntung bagi tuan rumah, Reza Arya mampu membaca arah bola dan mengamankan peluang tersebut.
Persebaya terus berupaya mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-76, Miguel Pereira mendapatkan kesempatan untuk melakukan penyelesaian akhir. Namun, Ambrizal Umanailo tampil sigap dengan melakukan blok sehingga peluang tersebut gagal menghasilkan gol.
Tekanan tuan rumah semakin meningkat menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-84, Yann Mabella melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang Persijap. Sendri Johansah menunjukkan refleks apik dengan menepis bola dan mempertahankan keunggulan tim tamu.
Persijap kembali memperlihatkan soliditas pertahanan pada menit ke-89. Sergio melakukan sapuan penting untuk menggagalkan umpan Yann Mabella. Tidak berselang lama, Sendri Johansah kembali menjadi penyelamat setelah menepis tendangan keras Yuran Fernandes yang mengarah tepat ke gawang.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Persebaya akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Risto Mitrevski yang memanfaatkan situasi tendangan sudut. Gol tersebut membangkitkan harapan Green Force untuk membalikkan keadaan sekaligus mengamankan kemenangan.
Tidak berhenti di situ, Persebaya sempat kembali mencetak gol melalui Miguel Pereira. Penyerang tersebut memanfaatkan bola muntah atau second ball setelah Sendri Johansah gagal mengamankan bola udara.
Namun, kegembiraan pemain dan pendukung Persebaya tidak berlangsung lama. Wasit berkomunikasi dengan petugas VAR untuk meninjau kembali proses terciptanya gol tersebut. Terdapat indikasi pelanggaran yang dilakukan Alex Martins terhadap Sendri Johansah sebelum Miguel menyambar bola.
Setelah peninjauan VAR selesai, wasit memutuskan menganulir gol Miguel Pereira. Keputusan tersebut membuat Persebaya gagal membalikkan keadaan dan harus menerima hasil imbang 1-1. (faw/ian)




