Operasi Militer Israel, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tentara Israel melanjutkan operasi militer di Kota Hebron, Tepi Barat selatan yang diduduki, selama delapan hari berturut-turut hingga Jumat (30/10).

Operasi tersebut memicu pengungsian ribuan warga Palestina dan memperketat pembatasan pergerakan penduduk.

Diberitakan ANTARA yang mengutip Anadolu, Jumat, pasukan Israel menggerebek kawasan Jilada dan Ain Deir Baha dengan mengerahkan tentara serta kendaraan militer. Puluhan warga Palestina di Ain Deir Baha juga dipaksa meninggalkan rumah mereka.

Operasi militer itu dimulai pada 23 Oktober setelah dua tentara Israel tewas dalam insiden penembakan di Farsh al-Hawa, pintu masuk barat laut Hebron.

Militer Israel kemudian menewaskan dua warga Palestina yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

Pasukan Israel turut menggeledah rumah keluarga Ahmad dan Hamouda al-Ja’ba, yang dituduh melakukan penembakan. Sumber lokal melaporkan suara penggalian terdengar dari dalam kedua rumah tersebut.

Di pos pemeriksaan dekat bundaran Jilada, pasukan Israel juga menahan dan menggeledah sejumlah warga Palestina.

Dampak operasi tersebut meluas ke permukiman warga. Pemerintah Kota Hebron menyatakan, hingga Selasa malam, sebanyak 4.969 warga Palestina dari 780 keluarga telah mengungsi.

Pada hari-hari awal operasi, sejumlah rumah, fasilitas umum, pertokoan, dan infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan. Pasukan Israel juga mengubah sejumlah rumah menjadi barak militer.

Sementara itu, Masyarakat Tahanan Palestina melaporkan 110 warga Palestina ditangkap di wilayah Kegubernuran Hebron sejak operasi dimulai hingga Rabu.

Operasi di Hebron berlangsung di tengah meningkatnya kekerasan militer Israel dan serangan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak perang di Jalur Gaza pecah pada Oktober 2023.

Kekerasan tersebut mencakup pembunuhan, penangkapan, penghancuran rumah, pembakaran kendaraan dan tempat ibadah, serta perusakan lahan pertanian.

Warga Palestina juga menghadapi pembatasan akses ke lahan pertanian dan pengusiran dari komunitas mereka, sementara pembangunan permukiman Israel di wilayah pendudukan terus menjadi sumber konflik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diangkat dari Kisah Viral Lentera Malam, Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi Siap Tayang 5 November
• 11 jam laluintipseleb.com
thumb
Gus Ipul Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Warga Desil 1-8 Ditanggung Pemerintah
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
186 Dapur Garam Dibangun, Pulihkan Ekonomi Petambak Aceh Utara
• 15 jam laludetik.com
thumb
2 Atlet Porprov Jateng Meninggal Dunia, KONI Akhirnya Evaluasi Menyeluruh
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Industri Kekurangan Gula 15 Ribu Ton, Menperin Khawatir Pabrik Berhenti Produksi
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.