Diguyur Hujan Semalaman, 3 Kecamatan di Cilacap Dikepung Banjir

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Cilacap: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Taryo mengatakan hujan berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB pada Jumat hingga pukul 05.00 WIB pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Berdasarkan pendataan sementara hingga Sabtu pukul 08.00 WIB, banjir melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Maos, Kroya, dan Jeruklegi. Genangan air dilaporkan merendam permukiman, pekarangan, lahan persawahan, serta beberapa ruas jalan.

"Di wilayah Kecamatan Maos dan Kroya, air mulai menggenangi pekarangan, persawahan, jalan, hingga masuk ke sejumlah rumah warga," kata Taryo di Cilacap, seperti dilansir Antara, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Di Kecamatan Maos, genangan terjadi di Desa Mrenek RT 01 RW 08 dengan ketinggian sekitar 10–20 sentimeter di pekarangan dan area persawahan.

Sementara itu, luapan air mulai memasuki rumah warga di Desa Karangreja, terutama di RT 02 RW 04 serta RT 02 dan RT 03 RW 03, Dusun Krikil. Ketinggian air di halaman rumah mencapai sekitar 50 sentimeter, sedangkan di dalam rumah sekitar 20 sentimeter.

"Warga di lokasi tersebut belum mengungsi, tetapi pemerintah desa mulai mempersiapkan dapur umum di Balai Desa Karangreja untuk mengantisipasi perkembangan kondisi banjir," kata Taryo.
 

Baca Juga :

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari


Banjir juga menggenangi Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, tepatnya di sekitar Masjid Istiqomah dan kawasan pertokoan Kota Baru, Dusun Pecangakan. Ketinggian air di kedua lokasi tersebut dilaporkan sekitar 20 sentimeter.

Genangan turut terjadi di RT 24 RW 02, Dusun Karangchengsi, Desa Sikampuh, Kecamatan Kroya. Air setinggi sekitar 10-20 sentimeter menggenangi pekarangan dan mulai masuk ke sejumlah rumah warga.

BPBD juga meminta dukungan alat berat untuk membersihkan tumpukan eceng gondok yang menyumbat anak Sungai Silunjar. Lokasi sumbatan berada di Jalan Sikampuh–Bejen RT 34 RW 03, Kompleks Embung Baru.

"Kami juga meminta bantuan alat berat untuk menyingkirkan sumbatan eceng gondok di anak Sungai Silunjar, tepatnya di Jalan Sikampuh-Bejen RT 34, RW 3, Kompleks Embung Baru. Sumbatan tersebut dikhawatirkan menghambat aliran air dan berpotensi memperparah banjir," katanya.



Genangan banjir di sekitar Masjid Istiqomah, Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akibat hujan lebat pada Sabtu (31/10/2026). (ANTARA/HO-BPBD Cilacap)


Di Kecamatan Jeruklegi, banjir dilaporkan merendam lapangan Desa Cilibang. Limpasan air juga mencapai ruas Jalan Raya Jeruklegi-Wangon. Meski demikian, jalur tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain banjir, tanah longsor terjadi di Dusun Paneoen, Desa Mandala, Kecamatan Jeruklegi. Petugas BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan penanganan darurat, termasuk membersihkan material longsoran.

"Pemerintah Desa Mandala juga sedang mengupayakan untuk mendatangkan alat berat untuk mempercepat pembersihan material longsor," katanya.

Petugas BPBD melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Daerah (UPTD PKBD) masih melakukan asesmen di lokasi terdampak serta memantau perkembangan situasi di wilayah lainnya.

"Kami terus memonitor perkembangan yang ada dan juga berkoordinasi dengan pihak terkait," ujar Taryo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri ungkap beras fortifikasi tidak sesuai label di Deli Serdang
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
MA Nyatakan Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Tak Sah, Subhan Sujud Syukur
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
AHY Bicara Zero ODOL: Tak Ada yang Lebih Penting dari Keselamatan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Membuat Tujuan Keuangan Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bunga Surat Utang Pusat Naik, Suahasil Wanti-Wanti Rencana Obligasi DKI
• 14 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.