REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kabupaten Sumedang sukses menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 92 desa secara elektronik voting pada Rabu (28/10/2026). Mereka pun diganjar penghargaan dalam acara Bandung Digital Safety Forum (BDSF) karena mampu melaksanakan Pilkades e-Voting secara lancar.
Penghargaan langsung diberikan oleh PWI Jawa Barat bersama Jurnalis Hukum Bandung (JHB) kepada Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila di Pendopo Balai Kota Bandung, Kamis (29/10/2026). Dalam acara tersebut bekerja sama dengan BRI dibahas juga tentang kekhawatiran kejahatan siber berbasis artificial inteligence (AI).
Baca Juga
Dua Bulan Kesulitan Air, Warga Sumedang Terima Bantuan Air Bersih
Kades Cijambu Sumedang Ditemukan Tewas Tergantung di Perkebunan
Komisi V DPRD Jabar Pantau Persiapan PORPROV di Sumedang
Fajar mengatakan, sejumlah langkah dilakukan Pemkab Sumedang dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pelaksanaan 92 Pilkades.
Melalui sistem tersebut, kata dia, proses Pilkades mulai memanfaatkan perangkat elektronik sebagai bagian dari modernisasi penyelenggaraan demokrasi di desa. Fajar menyebut, Pemkab Sumedang menyediakan perangkat dan sistem digital juga memastikan masyarakat, khususnya lansia memahami cara penggunaannya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Pelaksanaan e-voting Pilkades di Sumedang turut disertai pendampingan kepada masyarakat agar penggunaan teknologi dapat berlangsung secara inklusif," ucap Fajar dikutip, Jumat (30/10/2026).
Menurut dia, tantangan yang dihadapi media massa di tengah perkembangan teknologi informasi semakin berat. Fajar mengatakan, kemudahan masyarakat memperoleh informasi melalui berbagai platform digital tidak selalu diikuti kemampuan membedakan informasi yang benar dengan konten manipulatif.