Paus Leo XIV Cetak Sejarah, Jadi Paus Pertama yang Memilih dalam Pemilu AS

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Paus Leo XIV muncul di jendela ruang kerjanya di Istana Apostolik yang menghadap Lapangan Santo Petrus, Vatikan, untuk menyampaikan berkat tradisional pada tengah hari setelah memimpin doa Angelus, Minggu (18/10/2026). (Sumber: AP Photo/Alessandra Tarantino)

VATICAN CITY, KOMPAS.TV - Paus Leo XIV mencetak sejarah sebagai paus pertama yang menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (pemilu) Amerika Serikat (AS).

Pemimpin Gereja Katolik itu memberikan suara melalui surat untuk pemilu sela AS yang akan digelar pada 3 November 2026.

Vatikan mengonfirmasi pada Jumat (30/10/2026), Paus Leo telah mengirimkan surat suara dari kota tempat ia terdaftar sebagai pemilih yakni Illinois. 

Paus kelahiran Chicago itu menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara AS, sesuai keyakinannya bahwa warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Kantor pers Takhta Suci menyatakan Leo telah menggunakan hak pilihnya setiap kali memenuhi syarat. Ia juga pernah memberikan suara ketika tinggal di Peru selama lebih dari 20 tahun sebagai pemimpin misionaris dan uskup.

Baca Juga: Vatikan: Paus Leo XIV Tak Perlu Jalani Pengobatan Lanjutan untuk Kanker Paru-paru

Leo, yang sebelumnya bernama Robert Prevost, memiliki kewarganegaraan AS dan Peru. Ia juga menjabat sebagai kepala negara Takhta Suci, yang tidak menyelenggarakan pemilihan umum politik karena berbentuk monarki absolut.

Hukum federal AS mengizinkan warga negaranya yang tinggal di luar negeri, termasuk mereka yang bekerja untuk pemerintah asing, untuk memberikan suara melalui surat suara absen atau absentee ballot.

Menurut Kim Fladhammer, kepala staf kantor panitera Will County, Illinois, Paus Leo mengajukan permohonan surat suara pada 3 Oktober.

Permohonan tersebut diajukan sekitar 10 hari sebelum ia menjalani operasi untuk mengangkat tumor kanker dari paru-paru kanannya.

Seperti dikutip dari The Associated Press, Paus Leo baru kembali menjalankan aktivitasnya secara bertahap di Vatikan setelah keluar dari rumah sakit pada 17 Oktober. Belum diketahui bagaimana cara ia mengembalikan surat suara tersebut.

Riwayat Pilihan Politik Leo

Catatan Dewan Pemilihan Negara Bagian Illinois menunjukkan, sejak 2000, Prevost telah memberikan suara dalam lima pemilihan pendahuluan. Ia dua kali meminta surat suara Partai Demokrat dan tiga kali meminta surat suara Partai Republik.

Namun, catatan tersebut tidak mengungkap kandidat yang dipilihnya. Di Illinois, pemilih harus menyatakan preferensi partai untuk mengikuti pemilihan pendahuluan, sedangkan pemilu umum tidak mensyaratkan deklarasi tersebut.

Saat terdaftar di Cook County yang didominasi Partai Demokrat, Prevost meminta surat suara pendahuluan Demokrat pada 2008 dan 2010.

Setelah pindah ke Will County, wilayah pinggiran yang lebih konservatif, ia meminta surat suara pendahuluan Partai Republik pada 2012, 2014, dan 2016.

Catatan tersebut juga menunjukkan ia memberikan suara dalam setiap pemilu umum sejak 2000, kecuali pada 2020 dan 2022.

Baca Juga: Paus Leo XIV Kembali Bertugas Usai Operasi Kanker Paru-Paru

Hubungan Paus Leo-Trump Sempat Memanas

Keterlibatan Paus Leo dalam politik AS menjadi perhatian karena hubungannya dengan Presiden Donald Trump sempat diwarnai perselisihan terbuka.

Sejak terpilih sebagai Paus pada Mei 2025, Paus Leo berulang kali mengkritik perang AS-Israel melawan Iran dan menyerukan perlakuan bermartabat terhadap para imigran di tengah kebijakan penindakan dan deportasi massal pemerintahan Trump.

Trump sebelumnya menyebut Paus Leo sebagai sosok yang lemah dan terpengaruh kelompok kiri radikal. Pernyataan itu memicu perdebatan terbuka antara keduanya, yang turut mewarnai kunjungan Paus Leo ke Afrika pada April 2026.

Menanggapi kritik Trump, Paus Leo mengatakan dirinya tidak takut terhadap pemerintahan AS ataupun menyampaikan pesan Injil secara terbuka.

Meski perselisihan tersebut mereda dalam beberapa bulan terakhir, Paus Leo tetap menyuarakan pandangan Gereja Katolik mengenai sejumlah isu politik dan sosial di AS.

Ia kembali menegaskan ajaran resmi Gereja Katolik yang menyatakan hukuman mati tidak dapat diterima.

Pada 2025, Paus Leo juga menyampaikan kekecewaannya setelah negara bagian asalnya, Illinois, mengesahkan undang-undang yang mengizinkan bantuan medis untuk mengakhiri hidup, praktik yang ditentang Gereja Katolik.

Dalam pemilu sela kali ini, pemilih Illinois akan menentukan apakah Gubernur JB Pritzker terpilih untuk masa jabatan ketiga. Mereka juga akan memilih anggota Senat AS untuk mengisi kursi yang kosong setelah senator senior Partai Demokrat, Dick Durbin, pensiun.

Trump tidak ikut berkontestasi dalam pemilu tersebut. Namun, ia aktif berkampanye untuk mempertahankan kendali Partai Republik atas DPR dan Senat AS selama dua tahun terakhir masa jabatan keduanya.

Baca Juga: Empat Hari Setelah Operasi Kanker Paru, Paus Leo XIV Dipulangkan dari Rumah Sakit

Konferensi Waligereja Katolik AS menyambut konfirmasi bahwa Paus Leo telah menggunakan hak pilihnya.

Organisasi tersebut mengajak umat Katolik untuk menempatkan iman di atas politik serta menjunjung martabat manusia dan kepentingan bersama.

Direktur urusan publik konferensi tersebut, Chieko Noguchi, mengatakan partisipasi Paus Leo menjadi contoh bagi warga untuk menjalankan tanggung jawab sipil mereka.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : The Associated Press

Tag
  • paus
  • Paus Leo
  • Paus Leo XIV
  • pemilu AS
  • Donald Trump
  • Vatikan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI di Sukoharjo: 86 Kavling dan 17 Rumah Senilai Rp 10,23 Miliar
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Praperadilan Kedua Bahtiar dalam Kasus Bibit Nanas, Prof Trubus: Bukti Baru Harus Berbeda
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Surya Paloh Ingatkan Kader NasDem Harus Hadir dan Bantu Masyarakat
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pembalut Kena PPN 11%, Intip Perbandingan Tarif Pajaknya di Berbagai Negara
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
LeBron James bawa 76ers kalahkan juara bertahan Knicks 98-93
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.