Produksi CPO Naik, Laba Salim Ivomas (SIMP) Tembus Rp2,05 Triliun hingga September

idxchannel.com
18 jam lalu
Cover Berita

Perolehan tersebut melonjak 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,41 triliun.

Produksi CPO Naik, Laba Salim Ivomas (SIMP) Tembus Rp2,05 Triliun hingga September (Foto: Magnific)

IDXChannel - PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp2,05 triliun hingga September 2026. 

Perolehan tersebut melonjak 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,41 triliun.

Baca Juga:
Salim Ivomas (SIMP) Raih Laba Bersih Rp2,07 Triliun pada 2025, Imbas Harga CPO Naik

Pertumbuhan laba ditopang oleh peningkatan penjualan serta kenaikan produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).  

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Jumat (30/10/2026) pendapatan eksternal Grup SIMP mencapai Rp15,64 triliun hingga kuartal III, meningkat 5 persen dibandingkan Rp14,92 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga:
Salim Ivomas (SIMP) Bagikan Dividen Rp26 per Saham, Lo Kheng Hong Raup Rp20,7 Miliar

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto perseroan meningkat 22 persen secara tahunan menjadi Rp4,43 triliun. Sementara itu, laba usaha tumbuh lebih tinggi, yakni 40 persen menjadi Rp3,86 triliun hingga September 2026.

Dari sisi operasional, produksi tandan buah segar (TBS) inti SIMP meningkat 4 persen secara tahunan menjadi 2 juta ton. Kenaikan produksi TBS tersebut, ditambah dengan peningkatan tingkat ekstraksi CPO, mendorong produksi CPO perseroan tumbuh 13 persen menjadi 580.000 ton.

Baca Juga:
Catat Jadwal Dividen Salim Ivomas (SIMP) Rp403 Miliar

Pertumbuhan juga tercermin pada kinerja penjualan masing-masing divisi. Di mana penjualan Divisi Perkebunan meningkat 13 persen secara tahunan, sedangkan penjualan Divisi Minyak dan Lemak Nabati tumbuh 15 persen.

Peningkatan penjualan kedua divisi tersebut didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata serta volume penjualan produk sawit dan produk minyak serta lemak nabati.

Hingga September, laba bruto tumbuh lebih cepat dibandingkan pendapatan, dengan kenaikan 22 persen. Sementara laba usaha meningkat 40 persen, mencerminkan pertumbuhan hasil operasional perseroan selama periode tersebut.

Per 30 September 2026, SIMP mencatatkan total aset sebesar Rp43,75 triliun, jumlah liabilitas Rp14,98 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp28,72 triliun.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Pegadaian Kompak Turun pada 31 Oktober 2026, Antam Dibanderol Rp2,58 Juta
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Para Pengurus Daerah Tolak Pemberhentian Agus & Yasin dari PPP
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Hasil Liga Inggris: Tottenham Menang 2-0 atas Crystal Palace
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
4 Rekomendasi Drama Korea tentang Sosial Media, Salah Satunya Dibintangi Park Gyu Young
• 6 menit lalugrid.id
thumb
Pelaku Penembakan Dekat Kampung Ambon Serahkan Diri ke Polisi
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.