Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan generasi muda agar tidak ragu mengambil langkah untuk mewujudkan cita-cita. Menurutnya, kemampuan dan kepintaran tidak akan berkembang maksimal apabila seseorang tidak memiliki keberanian untuk bertindak.
Pesan tersebut disampaikan SBY dalam peluncuran novel Diana Memang Manja di Cikeas, Kamis (29/10) malam. Dalam dialog bersama Gita Wirjawan, SBY membahas keberanian mengambil keputusan dan menghadapi risiko dalam kehidupan.
Perbincangan tersebut membahas kapan seseorang harus berhitung cermat dan kapan mereka harus berani melangkah. Hal ini berangkat dari karakter para tokoh di dalam novelnya yang memiliki cara berbeda dalam menghadapi risiko.
"Lebih bagus do something daripada do nothing. Bahwa nanti ada masalah, ada dinamika, selalu begitu kehidupan itu," ujar SBY pada keterangan tertulisnya, Sabtu (30/10/2026).
Ia menjelaskan secara rinci bahwa keberanian mengambil risiko harus tetap dibedakan dari tindakan gegabah. Seseorang perlu mempertimbangkan pilihannya dengan matang lalu berani menjalankan keputusan tersebut di tengah berbagai tantangan. Kemampuan yang besar dapat kehilangan kesempatan untuk berkembang jika seseorang terus menahan diri karena takut memulai.
"Meskipun kamu hebat, kamu pintar, tapi kalau enggak berani, enggak akan jadi," tuturnya.
SBY menitipkan beberapa pegangan utama bagi para generasi muda yang sedang membangun masa depannya. Mereka diminta untuk selalu memiliki tujuan, bersedia berkorban, memberikan usaha terbaik, serta memelihara semangat pantang menyerah. Dengan tujuan yang jelas, generasi muda diajak untuk terus bergerak mencari jalan keluar dari setiap persoalan.
Acara peluncuran Diana Memang Manja ini turut dimeriahkan dengan pemutaran video bertajuk SBY & Dunia Seni. Terdapat pula sesi penyerahan simbolis novel kepada 14 orang penerima dari berbagai latar belakang yang berbeda. Rangkaian acara malam itu kemudian ditutup dengan meriah melalui penampilan dari grup musik Neo Jibles.
(akn/ega)





