- Rahasia di Balik Kromosom X
- Studi Libatkan Belasan Ribu Remaja
- Lalu, Apa Peran Ayah?
Jakarta, CNBC Indonesia - Selama bertahun-tahun beredar anggapan bahwa kecerdasan anak lebih banyak diwariskan oleh ibu dibandingkan ayah. Klaim ini kembali menjadi perbincangan setelah sejumlah penelitian populer menyebut bahwa gen yang berkaitan dengan kemampuan kognitif banyak ditemukan pada kromosom X, yang diwariskan ibu kepada anaknya.
- Sumpah Pemuda Era Modern: Perjuangan Baru Bernama Kedaulatan Protein
- Astra Apresiasi Generasi Muda melalui 17th SATU Indonesia Awards
Lantas, apakah benar kecerdasan anak hanya ditentukan oleh sang ibu?
Beberapa saat lalu, sebuah studi ilmiah memberikan jawaban yang cukup mengejutkan bagi kaum pria. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychology Spot, terungkap bahwa ibu adalah pihak yang memegang peran kunci dalam mewariskan kecerdasan kepada anak.
Rahasia di Balik Kromosom X
Lantas, mengapa gen ibu lebih dominan? Secara ilmiah, gen kecerdasan terletak pada kromosom X. Seperti diketahui, wanita memiliki dua kromosom X (XX) dan pria hanya memiliki satu kromosom X (XY).
Karena memiliki dua kromosom X, wanita secara genetik memiliki peluang dua kali lebih besar untuk menurunkan kecerdasan ke anak dibandingkan pria. Penelitian ini bahkan menyebutkan jika gen kecerdasan yang sama diwarisi dari ayah, gen tersebut cenderung akan "dinonaktifkan" secara otomatis oleh sistem tubuh.
Studi Libatkan Belasan Ribu RemajaTemuan ini bukan tanpa dasar. Para peneliti melakukan observasi mendalam terhadap 12.686 remaja berusia 14 hingga 22 tahun. Data yang dikumpulkan mencakup berbagai variabel, mulai dari ras, tingkat pendidikan, hingga status sosial ekonomi.
Hasilnya tetap konsisten: prediktor terbaik dari kecerdasan seorang anak adalah IQ ibu mereka sendiri.
Lalu, Apa Peran Ayah?Meskipun ibu mendominasi urusan IQ, para ayah jangan berkecil hati. Studi tersebut menunjukkan bahwa pria mewariskan aspek penting lainnya yang menjadi kunci "pembuka" potensi kecerdasan anak, yakni intuisi dan respons emosional.
Peneliti menegaskan bahwa meski gen ibu memberikan kerangka kecerdasan, pola pengasuhan (parenting) dari kedua orang tua tetap menjadi faktor krusial yang menentukan apakah potensi kecerdasan tersebut dapat berkembang maksimal atau tidak.
Jadi, jangan heran jika anak Anda cerdas, bisa jadi itu adalah "warisan" mutlak dari sang ibu.
(fab/fab)




