jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengubah kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, menjadi pusat wisata kuliner yang beroperasi selama 24 jam.
Menurut dia, konsep itu terinspirasi dari kawasan Myeongdong di Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata belanja dan kuliner.
BACA JUGA: Festival Hari Santri Satukan Lomba, Seminar, Bazar Hingga Doa Bersama Menuju 5 Abad Jakarta
Pramono menuturkan rencana pengembangan Pasar Baru akan dilakukan setelah pembangunan jalur MRT Jakarta mencapai kawasan Monas–Harmoni.
“Yang pertama, kami sedang menunggu penyelesaian MRT. Nanti begitu MRT selesai sampai dengan Monas–Harmoni, maka kami persiapkan Pasar Baru menjadi tempat untuk orang bisa menjadi hub baru wisata kuliner 24 jam, yang kemudian saya sebut seperti Myeong-dong di Korea,” ucap Pramono, dikutip Sabtu (31/10).
BACA JUGA: IBCWE: Dukungan Pengasuhan jadi Investasi Bisnis yang Mendukung Produktivitas
Eks Sekretaris Kabinet itu menjelaskan pengembangan Pasar Baru tak hanya sekadar menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat makan, melainkan membangun daya tarik supaya semakin banyak orang berkunjung.
Pemprov DKI Jakarta ingin menghadirkan kawasan yang memiliki karakter tersendiri sehingga aktivitas ekonomi dan wisata di Ibu Kota tidak hanya terpusat di lokasi yang sudah populer.
BACA JUGA: Gubernur Pramono Targetkan Gaji PJLP Cair Awal November 2026
“Intinya adalah tempat itu akan kami buat menjadi tempat yang begitu menarik sehingga orang datang,” kata dia.
Rencana tersebut juga berkaitan dengan pengembangan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta, yang diharapkan bisa mempermudah mobilitas masyarakat menuju berbagai kawasan wisata di Ibu Kota.
Meski demikian, Pramono belum memerinci jadwal dimulainya penataan Pasar Baru maupun anggaran yang akan disiapkan untuk merealisasikan rencana tersebut.(dit/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




