Susahnya PSM Makassar Menang di GBH! Pasukan Ramang Keok 1-0 dari Madura United

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAREPARE — PSM Makassar kembali kesulitan meraih kemenangan di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare. Menghadapi Madura United pada pekan kedelapan Super League 2026/2027, Pasukan Ramang tertinggal 0-1 hingga babak pertama berakhir, Sabtu (31/10/2026).

Tampil di hadapan pendukung sendiri, Juku Eja sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Skuad asuhan Darije Kalezic bahkan langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit kick-off dibunyikan.

Namun, dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Sejumlah peluang emas terbuang sia-sia, termasuk kesempatan menyamakan kedudukan melalui titik penalti.

Sebaliknya, Madura United tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan. Meski lebih banyak berada di bawah tekanan, tim tamu berhasil mencuri keunggulan melalui gol Iran Junior pada menit keenam.

Pertandingan baru berjalan dua menit, PSM Makassar sudah memberikan ancaman pertama.

Rezky Eka Pratama melakukan penetrasi cepat dari sisi kiri pertahanan Madura United. Pergerakannya berhasil membuka ruang sebelum melepaskan sodoran matang yang disambut sepakan Fahrul.

Sayangnya, bola hasil tendangan tersebut masih melebar dari sasaran.

Belum sempat tekanan itu mereda, PSM kembali mendapatkan peluang pada menit ketiga. Kali ini, Lars Veldwijk menerima umpan terukur dari Victor Luiz.

Penyerang jangkung tersebut langsung melepaskan tembakan ke arah gawang Madura United. Namun, bola kembali melenceng tipis dari sisi gawang.

Dua peluang beruntun itu memperlihatkan agresivitas PSM dalam membangun serangan. Juku Eja mencoba memanfaatkan kecepatan pemain sayap dan pergerakan penyerang untuk membongkar pertahanan lawan.

Madura United pun dibuat bekerja keras menghadapi tekanan tuan rumah.

Akan tetapi, dominasi PSM justru berbanding terbalik dengan efektivitas serangan yang ditunjukkan tim tamu.

Iran Junior Menghukum Kelengahan PSM

Memasuki menit keenam, Madura United berhasil mencuri keunggulan melalui Iran Junior.

Gol tersebut berawal dari kelengahan lini pertahanan PSM Makassar yang memberikan ruang bagi gelandang Madura United tersebut.

Iran Junior memanfaatkan celah tanpa pengawalan ketat untuk melepaskan sepakan placing mendatar yang terarah ke gawang PSM.

Penjaga gawang PSM Makassar, M Ardiansyah, tidak mampu menjangkau bola tersebut.

Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Madura United.

Gol cepat tersebut menjadi pukulan bagi PSM yang sejak awal berusaha mengendalikan permainan. Juku Eja sebenarnya sudah menunjukkan agresivitas melalui sejumlah peluang, tetapi justru harus menerima kenyataan tertinggal lebih dahulu.

Situasi itu membuat PSM semakin meningkatkan intensitas serangan.

Pasukan Ramang berusaha segera mendapatkan gol penyama kedudukan dengan terus menggempur pertahanan Madura United. Serangan demi serangan dilancarkan untuk memaksa tim tamu keluar dari tekanan.

Namun, rapatnya pertahanan Madura United membuat PSM harus mencari cara lain untuk menembus barisan belakang lawan.

Kesempatan terbaik akhirnya datang pada menit ke-21.

PSM mendapatkan hadiah penalti setelah pemain Madura United melakukan handsball di dalam kotak terlarang.

Peluang tersebut menjadi kesempatan emas bagi Juku Eja untuk menyamakan kedudukan sekaligus mengembalikan momentum pertandingan.

Stefan Jevtoski dipercaya sebagai eksekutor.

Gelandang bernomor punggung 8 tersebut maju ke titik putih dengan harapan membawa PSM kembali ke jalur pertandingan.

Namun, sepakan Jevtoski berhasil ditepis penjaga gawang Madura United.

Peluang emas itu pun terbuang.

Kegagalan penalti menjadi momen penting dalam babak pertama. PSM yang sudah tertinggal akibat gol cepat Iran Junior gagal memanfaatkan kesempatan untuk mengubah skor.

Padahal, tambahan gol tersebut berpotensi meningkatkan kepercayaan diri pemain sekaligus memberikan tekanan lebih besar kepada Madura United.

Madura United Nyaris Tambah Gol

Di tengah tekanan PSM, Madura United tetap mampu memberikan ancaman melalui situasi bola mati.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-41, tim tamu mendapatkan kesempatan melalui skema tendangan sudut.

Situasi tersebut nyaris berbuah gol kedua bagi Madura United.

Bola hasil skema sepak pojok mengarah ke gawang PSM yang dijaga M Ardiansyah. Namun, bola hanya membentur tiang gawang.

PSM pun terhindar dari kebobolan tambahan.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa dominasi penguasaan bola tidak serta-merta membuat Juku Eja aman dari ancaman lawan.

Madura United mampu memanfaatkan sejumlah kesempatan, baik melalui serangan terbuka maupun situasi bola mati.

Wasit kemudian memberikan tambahan waktu empat menit pada penghujung babak pertama.

PSM masih berusaha mencari gol penyama kedudukan sebelum turun minum. Namun, hingga peluit tanda berakhirnya paruh pertama dibunyikan, skor 0-1 untuk keunggulan Madura United tetap bertahan.

PSM Dominan, tetapi Mandul

Statistik babak pertama menunjukkan PSM Makassar sebenarnya tampil lebih dominan dibandingkan Madura United.

Juku Eja mencatatkan penguasaan bola sebesar 60 persen, sementara Madura United hanya 40 persen.

PSM juga mampu menghasilkan tujuh tembakan ke arah gawang Madura United. Selain itu, Pasukan Ramang mendapatkan delapan kesempatan melalui tendangan sudut.

Angka tersebut memperlihatkan betapa agresifnya PSM dalam menekan pertahanan tim tamu.

Namun, banyaknya peluang belum mampu menghasilkan gol. Bahkan, kesempatan paling menjanjikan melalui titik penalti juga gagal dimaksimalkan.

Madura United justru mampu menunjukkan efektivitas dengan memanfaatkan kelengahan pertahanan PSM untuk mencetak gol.

Bagi Juku Eja, pekerjaan rumah pada babak kedua bukan hanya meningkatkan intensitas serangan, tetapi juga memperbaiki penyelesaian akhir.

Dengan dominasi permainan dan dukungan suporter di Stadion BJ Habibie, PSM masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan.

Namun, jika peluang demi peluang kembali terbuang, dominasi tersebut berpotensi menjadi sia-sia.

Pasukan Ramang harus segera menemukan cara untuk membongkar pertahanan Madura United sekaligus menjaga konsentrasi di lini belakang agar tidak kembali dihukum melalui serangan efektif tim tamu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
George Russell Menegaskan Musim Sulit Tidak Akan Merusak Karirnya
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Bisnis Mobil Bekas Dongkrak Pendapatan ASLC hingga Rp964,8 Miliar
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Prancis Bersiap Hadapi Demo Akhir Pekan Ketiga, 70.000 Polisi Dikerahkan
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.