Menperin: Sektor Industri Masih dalam Tren Ekspansif

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kemenperin menepis kekhawatiran publik mengenai pelemahan aktivitas manufaktur yang sempat membayangi sentimen pasar domestik.

Menperin: Sektor Industri Masih dalam Tren Ekspansif (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menepis kekhawatiran publik mengenai pelemahan aktivitas manufaktur yang sempat membayangi sentimen pasar domestik. 

Menteri Perindustrian Sarmuji mengatakan, berbagai indikator survei berkala menunjukkan bahwa optimisme pelaku usaha dan ritme produksi pabrikan masih bertahan kuat di atas ambang batas normal.

Baca Juga:
BI: Kinerja Manufaktur Meningkat di Triwulan III-2026, Penyerapan Tenaga Kerja Masih Kontraksi

"Dari survei manufaktur levelnya ekspansi di atas 50 persen, Indeks Kepercayaan Industri juga sekitar 53 persen, yang berarti industri dalam level ekspansi, bukan kontraksi sebagaimana dipikirkan banyak orang," ujar Sarmuji saat ditemui setelah Rapimnas Kadin, di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Sarmuji menjelaskan, ketahanan performa industri pengolahan masih ditopang oleh tren kenaikan output pabrikan yang bergerak lebih cepat dari laju produk domestik bruto.

Baca Juga:
Belanja Perpajakan 2027 Diproyeksi Rp632 Triliun, Sektor Manufaktur Penerima Terbesar

Dominasi pertumbuhan tersebut tercermin dari geliat mayoritas cabang industri pengolahan yang terus mencetak ekspansi positif. Sektor-sektor padat karya unggulan bahkan mencatatkan lompatan kinerja dua digit sekaligus menjadi penopang utama penyerapan lapangan kerja di daerah.

"Ada 14 subsektor industri yang mengalami pertumbuhan dan hanya pertembakauan yang tidak tumbuh, bahkan industri alas kaki dan furnitur tumbuh sangat besar di atas 10 persen serta menggembirakannya menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup banyak," tutur Sarmuji.

Untuk mengakselerasi kontribusi manufaktur ke depan, pemerintah mengarahkan fokus pembenahan pada peningkatan kapasitas terpasang dan penyempurnaan ekosistem usaha. Kemenperin membidik kenaikan tingkat utilisasi pabrik agar mesin produksi domestik dapat beroperasi optimal mendahului masuknya modal baru.

"Industri kita insyaallah tetap tumbuh dan kami manfaatkan momentum ini dengan fokus menciptakan ekosistem lebih baik serta mendorong utilisasi pabrik dari hampir 70 persen menuju 80 hingga 85 persen," tutur Sarmuji.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat apresiasi langkah pemerintah terkait dugaan oplos beras SPHP
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri Selama 6 Bulan
• 12 jam laludetik.com
thumb
Bawa Pesan Solidaritas, Suara Andrea Bocelli Bakal Menggema di Borobudur
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penembakan di Toko Halloween California Tewaskan Satu Orang, Enam Terluka
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemantauan Gambut dan Mangrove Diperkuat melalui Sistem Informasi Terintegrasi
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.